Pembaretan PNS Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Momentum Awal Pengabdian


Cilegon, 31 Agustus 2026 — Sebanyak 7 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Tahun 2024 mengikuti rangkaian Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM, Prosesi Pembaretan, serta Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat sekaligus mengharukan, menjadi momentum penting bagi para pegawai dalam mengawali perjalanan pengabdian sebagai abdi negara.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pelaksanaan Samapta dan Longmarch yang diikuti para peserta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan mental, kedisiplinan, ketangguhan, serta kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai insan Pemasyarakatan.

Memasuki sore hari, rangkaian dilanjutkan dengan prosesi pembaretan. Suasana haru semakin terasa ketika para pegawai menjalani tradisi penyiraman air dan mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan kepada Tanah Air, kesetiaan terhadap negara, serta komitmen untuk mengemban amanah dan melaksanakan tugas dengan penuh integritas. Momentum semakin istimewa dengan diterimanya Surat Keputusan (SK) PNS sebagai tanda resmi dimulainya pengabdian mereka sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Kebahagiaan tersebut turut disaksikan oleh orang tua masing-masing pegawai yang hadir secara langsung. Kehadiran orang tua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari momentum bersejarah tersebut. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan sungkeman kepada orang tua, menghadirkan suasana haru, bangga, dan bahagia atas pencapaian yang telah diraih setelah melalui berbagai proses dan perjuangan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada para pegawai yang telah resmi menjadi PNS. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan agar para pegawai menjadikan momentum ini sebagai awal dari pengabdian yang sesungguhnya.

“Ini adalah awal pengabdian yang sesungguhnya. Menjadi PNS merupakan amanah untuk mengabdi kepada negara dan menjaga nama baik institusi. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” pesan Kalapas.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Lili, dalam amanatnya menekankan pentingnya menjaga integritas dan kehormatan sebagai seorang aparatur negara. Ia mengingatkan agar para pegawai tidak pernah mempertukarkan integritas dengan kepentingan sesaat.

“Jangan pernah memperjualbelikan integritas, jangan pernah menggadaikan kehormatan hanya demi kepentingan sesaat. Seragam dapat dilepas, jabatan dapat diganti, tetapi nama baik dan integritas akan tetap melekat,” tegas Lili.

Kepada para orang tua, Lili juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran dan pengorbanan yang telah diberikan hingga anak-anak mereka berhasil mencapai tahap tersebut.

“Bapak dan Ibu adalah bagian penting dari keberhasilan anak-anak yang hari ini dilantik. Di balik keberhasilan kami, ada doa orang tua yang tidak pernah berhenti, ada perjuangan, air mata, dan pengorbanan agar anak-anak menjadi manusia yang hebat,” ungkapnya.

Prosesi pelantikan, pembaretan, hingga sungkeman menjadi rangkaian yang sarat makna. Bukan sekadar seremoni, momentum ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan jabatan terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan diri, institusi, serta memberikan pengabdian terbaik bagi negara dan masyarakat.