Ekonomi dan Daya Saing Daerah Bisa Tumbuh melalui Pelindungan Paten dan Merek Kolektif


Tobelo – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara menggelar Kegiatan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Melalui Penguatan Pelindungan Paten dan Merek Kolektif Koperasi Merah Putih di Kabupaten Halmahera Utara yang diikuti perangkat daerah, perguruan tinggi, dan pelaku koperasi, Kamis (18/6).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ekosistem kekayaan intelektual di daerah melalui peningkatan permohonan paten dan pendaftaran merek kolektif sebagai penopang ekonomi masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut), Budi Argap Situngkir (BAS) menegaskan bahwa penguatan pelindungan kekayaan intelektual menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.

“Paten dan merek kolektif bukan hanya instrumen hukum, tetapi juga aset ekonomi yang dapat meningkatkan nilai tambah produk dan hasil inovasi masyarakat,” ujar Argap.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Halmahera Utara, Nyoter Koenoe dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelindungan kekayaan intelektual sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi yang dapat dilindungi melalui paten, sementara Koperasi Merah Putih didorong memperkuat identitas dan daya saing produk anggotanya melalui pendaftaran merek kolektif.

“Kekayaan intelektual bukan hanya bentuk perlindungan hukum, tetapi juga aset yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi. Karena itu, hasil riset dan produk unggulan daerah perlu mendapatkan perlindungan yang memadai,” ujar Nyoter.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Malut, Rian Arvin menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong sinergi lintas sektor dalam memperluas pemahaman dan akses pendaftaran kekayaan intelektual.

“Kami memastikan layanan kekayaan intelektual dapat menjangkau perguruan tinggi, koperasi, dan pelaku usaha agar inovasi dan produk lokal memperoleh perlindungan yang optimal,” katanya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat merek Dhavocs sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha yang telah mendaftarkan mereknya.


Next Post

Kemenkum Malut Gerakkan Koperasi Merah Putih Halut Lindungi Produk Unggulan Lewat Merek Kolektif

Jum Jun 19 , 2026
Tobelo – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara (Kanwil Kemenkum Malut) mendorong Koperasi Merah Putih di Kabupaten Halmahera Utara untuk […]