Reses di Cisoka, Anggota DPR RI Zulfikar Serahkan 80 Mesin Potong Rumput untuk Dukung Kebersihan Lingkungan


KABUPATEN TANGERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Demokrat, Zulfikar, melaksanakan kegiatan reses di Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, ia tidak hanya mendengarkan aspirasi warga secara langsung, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa 80 unit mesin potong rumput yang disalurkan kepada para Ketua RT, Ketua RW, Jaro, dan perangkat desa setempat.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana akrab dan dihadiri oleh sejumlah unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang antusias menyambut kedatangannya. Dalam pertemuan dialogis tersebut, warga secara terbuka menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi di lingkungannya, di antaranya terkait pemeliharaan kebersihan lingkungan, perbaikan saluran pembuangan air atau drainase, serta pemenuhan dan perbaikan fasilitas umum lainnya.

Zulfikar menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan sarana yang sangat penting dan strategis bagi para wakil rakyat untuk menyerap aspirasi, keluhan, serta harapan masyarakat secara langsung. Informasi yang diperoleh dari lapangan akan menjadi dasar utama dalam menjalankan tugasnya di tingkat pusat.

“Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat hari ini akan kami catat dengan cermat dan selanjutnya akan kami perjuangkan penyelesaiannya di tingkat pusat. Baik itu melalui pembahasan dalam fungsi penyusunan anggaran maupun melalui pengawasan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah yang menyentuh kepentingan rakyat,” ujar Zulfikar dalam sambutannya.

Penyerahan bantuan alat pemotong rumput dilakukan secara simbolis kepada perwakilan para Ketua RT, Ketua RW, dan Jaro, untuk kemudian disebarkan dan didistribusikan ke masing-masing wilayah sesuai dengan kebutuhan dan prioritas di lapangan. Bantuan ini disiapkan khusus untuk mendukung kelancaran kegiatan pemeliharaan kebersihan lingkungan, mengingat selama ini keterbatasan peralatan seringkali menjadi kendala utama saat pelaksanaan kerja bakti warga.

Menurut Zulfikar, alat tersebut diserahkan untuk digunakan secara bersama-sama oleh warga di bawah koordinasi pengurus lingkungan. Ia berharap keberadaan alat ini dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh penduduk.

“Alat ini disiapkan untuk dipakai bersama oleh warga. Lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat harus dijaga dan diusahakan bersama-sama. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mempermudah warga saat melaksanakan kegiatan kerja bakti,” tegasnya.

Kehadiran bantuan ini disambut dengan antusiasme dan rasa syukur yang tinggi oleh para pengurus lingkungan maupun warga. Salah satu Ketua RW setempat, Aceng, menyampaikan apresiasinya dan mengaku bahwa selama ini pihaknya sering mengalami kesulitan karena jumlah alat yang terbatas dan harus dipinjam-pinjam atau dipakai secara bergantian. Dengan adanya alat baru, pekerjaan pembersihan lingkungan diharapkan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

“Biasanya kami harus bergantian menggunakan alat seadanya yang kami miliki, sehingga pekerjaan seringkali memakan waktu lama. Sekarang dengan adanya bantuan ini, kami yakin pekerjaan pembersihan lingkungan bisa jauh lebih cepat selesai dan hasilnya lebih maksimal,” kata Aceng.

Selain persoalan kebersihan, dalam kesempatan tersebut warga juga menyampaikan sejumlah masalah lain yang memerlukan perhatian, di antaranya kondisi saluran air yang sering mengalami genangan maupun banjir saat hujan, serta kerusakan jalan lingkungan yang menghambat akses warga. Berbagai usulan lain terkait peningkatan kualitas fasilitas umum juga disampaikan dalam sesi dialog yang berlangsung hangat tersebut.

Zulfikar menegaskan kembali bahwa seluruh masukan dan keluhan yang telah disampaikan akan dijadikan bahan penting dalam pembahasan dan pengambilan keputusan di DPR RI. Ia berjanji akan terus mendorong agar berbagai kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya dapat terakomodasi dan mendapatkan solusi yang tepat.

Sebagai penutup kegiatan, ia meminta agar seluruh bantuan yang telah diserahkan dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan bersama, serta penggunaannya tetap diatur melalui koordinasi antara pengurus RT/RW dan perangkat desa agar berjalan tertib dan merata.

Kegiatan reses ini ditutup dengan sesi dialog singkat dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para perwakilan penerima. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin anggota dewan di daerah pemilihannya, guna memastikan suara, kebutuhan, dan aspirasi masyarakat terserap dengan baik dan segera ditindaklanjuti demi kesejahteraan rakyat.(*)


Next Post

Kemenkum Malut Harmonisasi 5 Ranperda Halmahera Timur, Dorong Produk Hukum Berkualitas dan Responsif

Sel Mei 5 , 2026
Ternate – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut) melaksanakan rapat harmonisasi terhadap 5 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten […]