Kota Tangerang – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D melakukan kunjungan ke Kota Tangerang dalam rangka mendorong penguatan budaya sekolah aman serta implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di lingkungan pendidikan, Senin (30/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PAUD Dikdasmen menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang karakter peserta didik, terutama setelah masa libur panjang sekolah.
Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan budaya sekolah yang aman melalui sikap saling menghormati, toleransi, serta mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
“Selain itu, aspek kesehatan melalui pola makan bergizi, olahraga rutin, serta menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik, “tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyambut baik kunjungan dan arahan dari Dirjen PAUD Dikdasmen tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen mendukung program kementerian dalam menciptakan sekolah yang aman, sehat, dan berkarakter.
“Kami menyambut baik arahan dari Dirjen PAUD Dikdasmen. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan terus mendorong sekolah-sekolah untuk menerapkan budaya sekolah aman, menjaga kebersihan lingkungan, serta membentuk karakter siswa agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Wahyudi.
Ia juga menambahkan bahwa di era digital saat ini, siswa juga harus bijak dalam menggunakan gawai dengan menerapkan prinsip 3S, yaitu Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break, agar penggunaan teknologi tetap sehat dan tidak mengganggu proses belajar maupun kesehatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh sekolah di Kota Tangerang dapat terus memperkuat budaya positif di lingkungan pendidikan serta membentuk Pelajar Indonesia yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap sekolah dapat menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para siswa,” tutup Wahyudi.
(Zher)



