KOTA TANGERANG – Kerusakan jalan yang terjadi di Jl. Iskandar Muda, Kota Tangerang, salah satunya disebabkan oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Saluran air di sepanjang ruas jalan tersebut diketahui tertimbun sampah dan sedimentasi, bahkan sebagian tertutup bangunan maupun beton dari rumah dan toko warga. Kondisi ini menyebabkan air hujan tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai sehingga menimbulkan genangan dan mempercepat kerusakan badan jalan.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang melalui Bidang Operasional dan Pemeliharaan langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengerukan serta membuka kembali saluran drainase yang tertutup atau hilang.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan DPUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa normalisasi drainase menjadi langkah utama agar permasalahan tidak terus berulang.
“Kami melakukan pengerukan sedimentasi dan membuka kembali saluran yang tertutup agar aliran air hujan dapat berjalan lancar. Jika drainase berfungsi optimal, maka genangan dapat diminimalisir dan kerusakan jalan tidak semakin parah,” ujar Iwan, Senin(2/3/2026).
Ia menegaskan, persoalan drainase kerap menjadi faktor utama penyebab kerusakan jalan di sejumlah titik, terutama saat intensitas hujan cukup tinggi. Air yang menggenang dalam waktu lama akan meresap ke lapisan jalan dan mempercepat kerusakan struktur.
“Perbaikan jalan tidak akan maksimal jika sistem drainasenya tidak dibenahi. Karena itu, kami fokus pada penanganan menyeluruh, mulai dari pembersihan, normalisasi, hingga memastikan saluran tidak kembali tertutup,” tambahnya.
DPUPR Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fungsi saluran drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menutup saluran air untuk kepentingan pribadi.
“Kami berharap ada kesadaran bersama. Infrastruktur yang sudah dibangun harus dijaga bersama demi keselamatan dan kenyamanan seluruh masyarakat,” pungkas Iwan.
(Zher).



