Dukung Produksi Film Internasional, Pemkot Tangerang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di KS Tubun


Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan berskala internasional sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat. Bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, Pemkot Tangerang akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan sementara di Jalan K.S Tubun Karawaci, tepatnya dari Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh, pada 28 sampai 31 Januari 2026.

Kebijakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas izin penggunaan ruang jalan untuk kegiatan produksi film internasional asal Korea Selatan yang mengambil lokasi syuting di kawasan tersebut. Meski bersifat sementara, Pemkot Tangerang memastikan seluruh skema pengaturan lalu lintas telah disiapkan secara matang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menegaskan bahwa keselamatan dan kelancaran mobilitas warga tetap menjadi prioritas utama.

“Kami telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan normal. Petugas gabungan juga kami siagakan di titik-titik krusial untuk membantu mengarahkan pengendara melalui jalur alternatif,” ungkap Achmad Suhaely, Jumat (30/1/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses pengalihan arus lalu lintas berlangsung.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan warga, Dishub Kota Tangerang telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat:

Pengaturan Lalu Lintas 28–29 Januari 2026:

– Dari arah Cadas dialihkan melalui Jembatan Jagal menuju Jalan Benua.

– Dari Bayur menuju Pintu Air 10 diberlakukan sistem contraflow melalui Simpang Kantor Dinas PUPR.

Pengaturan Lalu Lintas 30–31 Januari 2026 (Mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai):

– Dari arah Neglasari diarahkan lurus menuju Rawa Kucing dan Sitanala.

– Dari arah Cadas melalui Jembatan Jagal menuju Jalan Benua.

– Dari arah Bayur melalui Jembatan Sangego dengan sistem contraflow.

Melalui rekayasa lalu lintas ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus turut mendukung kemajuan daerah yang kini semakin dipercaya sebagai lokasi kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Pemkot Tangerang juga mengajak warga untuk merencanakan perjalanan lebih awal, menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan, serta bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.(*)


Next Post

Kenang Dedikasi Tokoh Masyarakat, FIKS Berikan Penghargaan Anumerta kepada H. Iye Iman Rohiman

Jum Jan 30 , 2026
CILEGON – Forum Industri Kepuh dan Gunung Sugih (FIKS) memberikan penghargaan anumerta kepada almarhum H. Iye Iman Rohiman, tokoh masyarakat […]