KOTA TANGERANG – Di tengah genangan air yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Tangerang, kehadiran para pemangku kebijakan di lokasi banjir menjadi penguat semangat warga terdampak.
Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi, turun langsung meninjau kondisi banjir di Kecamatan Periuk, Sabtu (24/1/2026), sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal.
Turidi tampak menyapa warga, berdialog dengan pengungsi, serta memantau kesiapan posko bantuan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang dinilainya sigap dan tanggap sejak banjir melanda pada Jumat (23/1/2026).
“Saya melihat sendiri bagaimana pemerintah bekerja di lapangan. Mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga pelayanan pengungsi berjalan cepat. Ini membuat masyarakat merasa tidak sendirian menghadapi musibah,” ujar Turidi di sela peninjauan.
Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan agenda peninjauan Gubernur Banten, Andra Soni, di salah satu titik banjir di Kelurahan Gembor. Turut mendampingi Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Andri Septiawan Permana, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi, serta unsur Forkopimda Kota Tangerang.
Menurut Turidi, kolaborasi lintas sektor yang terbangun antara Pemkot Tangerang, Pemprov Banten, TNI-Polri, dan relawan menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan banjir serta meminimalkan dampak yang dirasakan warga.
“Kita melihat sinergi yang sangat kuat. Semua bergerak bersama, tanpa sekat. Inilah wajah pelayanan publik yang diharapkan masyarakat saat kondisi darurat,” katanya.
Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Turidi juga menekankan pentingnya perhatian pascabanjir. Ia mendorong agar layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak segera diperkuat, terutama untuk mengantisipasi munculnya penyakit akibat lingkungan yang lembap dan kotor.
“Kita harus berpikir ke depan. Setelah air surut, warga butuh layanan pengobatan, penyemprotan lingkungan, dan percepatan aliran air agar tidak terjadi genangan berulang,” tegasnya.
Turidi juga menyampaikan pesan empati kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Periuk dan wilayah lain di Kota Tangerang. Ia mengajak masyarakat tetap tabah, saling menguatkan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami di DPRD akan terus mengawal agar penanganan banjir ini berjalan maksimal. Warga harus merasa aman dan terlindungi. Ini bukan sekadar bencana, tapi ujian kebersamaan kita,” pungkas Turidi.
Sementara itu, fasilitas pengungsian di Kecamatan Periuk juga terus dioptimalkan. Posko kesehatan dan dapur umum yang dikelola Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Dinas Sosial Kota Tangerang menjadi pusat pelayanan utama bagi warga yang mengungsi.
(Zher)



