HPN 2026 Angkat Sejarah dan Budaya Banten, Museum Multatuli Lebak Jadi Sorotan

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

LEBAK – Panitia Daerah Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten terus mematangkan rangkaian agenda kunjungan delegasi nasional. Salah satu fokus utama yang disiapkan adalah mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya Banten, khususnya yang berada di Kabupaten Lebak, kepada ribuan insan pers dari seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, jajaran pengurus SMSI Banten melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lebak, Selasa (6/1/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Banten Lesman Bangun, didampingi Wakil Sekretaris SMSI Pusat Hj Henny Murniati, Ketua Bidang Organisasi SMSI Banten Mardiyanto, Wakil Sekretaris II Herman, Ketua SMSI Lebak Deni, Bendahara SMSI Lebak Suliastini, Handa dari Seksi Pengembangan Daerah, serta sejumlah anggota SMSI Lebak.

Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, menegaskan bahwa perhelatan HPN 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan insan pers, tetapi juga momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional.

“HPN 2026 adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Banten kepada insan pers dari seluruh Indonesia. Museum Multatuli di Lebak akan menjadi salah satu ikon utama yang kami tonjolkan, karena memiliki nilai sejarah kuat dan relevan dengan dunia pers,” ujar Lesman.

Ia menambahkan, melalui kunjungan langsung ke situs sejarah dan budaya, para jurnalis diharapkan membawa pulang kesan mendalam yang kemudian dapat menjadi narasi positif tentang Banten di media nasional.

Kedatangan pengurus SMSI Banten disambut langsung oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Lebak, Sehabudin. Ia menyatakan dukungan penuh atas rencana besar tersebut dan berkomitmen menindaklanjuti hasil pertemuan ke tingkat pimpinan daerah.

“Ini agenda besar yang harus kita sukseskan bersama. Saya akan segera berkoordinasi dengan pimpinan dan Bupati Lebak agar seluruh persiapan di lapangan bisa berjalan maksimal,” kata Sehabudin.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesuksesan HPN 2026, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk promosi pariwisata sejarah dan budaya Kabupaten Lebak secara nasional.

“Momentum HPN ini sangat strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, khususnya wisata sejarah dan budaya Lebak, kepada khalayak yang lebih luas,” tambahnya.

Sesuai draf rundown kegiatan, puncak kunjungan delegasi HPN 2026 di Kabupaten Lebak akan difokuskan di Museum Multatuli, sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan masyarakat adat Baduy. Rencananya, rombongan tokoh pers nasional akan disambut langsung oleh Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya.

Melalui sinergi antara SMSI dan Pemerintah Kabupaten Lebak, perhelatan HPN 2026 diharapkan tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu mengangkat citra Banten sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang diperhitungkan di tingkat nasional.(*)


Next Post

Panen Raya Serentak, Lapas Kelas I Tangerang Tegaskan Peran Pemasyarakatan Dukung Ketahanan Pangan

Jum Jan 16 , 2026
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang terus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian melalui kegiatan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan yang dilaksanakan di […]