KOTA TANGERANG – Memasuki musim batuk dan pilek, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan menjaga kondisi tubuh tetap prima guna mencegah penularan penyakit.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Amir Ali, mengatakan perubahan cuaca yang tidak menentu ditambah aktivitas harian yang padat dapat memicu penurunan daya tahan tubuh.
“Batuk dan pilek memang tergolong penyakit ringan dan umum terjadi, namun tetap harus diwaspadai. Dengan menjaga kebugaran dan kebersihan diri, risiko penularan dapat ditekan,” ujar dr. Amir, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) secara konsisten menjadi kunci utama dalam menghadapi musim batuk pilek, terutama di lingkungan padat aktivitas seperti sekolah, perkantoran, dan transportasi umum.
Selain itu, dr. Amir mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila gejala batuk dan pilek tak kunjung membaik atau disertai demam tinggi.
“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika keluhan berlanjut, agar dapat ditangani lebih cepat dan mencegah komplikasi,” imbaunya.
Untuk menjaga kesehatan selama musim batuk pilek, Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat menerapkan sejumlah langkah sederhana namun efektif, di antaranya:
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Rutin berolahraga agar tubuh tetap bugar dan imunitas meningkat.
Istirahat cukup minimal 7–8 jam setiap hari.
Menggunakan masker saat sakit guna mencegah penularan kepada orang lain.
Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas.
Memperbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi tubuh.
“Dengan langkah-langkah pencegahan ini, kami berharap masyarakat Kota Tangerang tetap sehat, produktif, dan terhindar dari penyakit selama musim batuk pilek,” pungkas dr. Amir.
(Zher)



