Fokus Stunting hingga TBC, Ini Program Prioritas Kesehatan Pemkot Tangerang Tahun 2026


Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menetapkan sejumlah program prioritas kesehatan tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Fokus utama program kesehatan tersebut diarahkan pada penurunan angka stunting, penuntasan tuberkulosis (TBC), penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penguatan layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Kota Tangerang.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Amir Ali, menjelaskan bahwa upaya penurunan stunting menjadi salah satu prioritas utama yang sejalan dengan kebijakan nasional pemerintah pusat.

“Penanganan stunting dilakukan melalui peningkatan pelayanan gizi, penguatan pemberian makanan bergizi, serta pendampingan berkelanjutan kepada ibu hamil, balita, dan keluarga yang berisiko stunting,” ujar dr. Amir, Selasa (13/1/2026).

Selain stunting, Pemkot Tangerang juga menargetkan penurunan hingga nol kasus kematian ibu dan bayi. Untuk mewujudkan target tersebut, Dinas Kesehatan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga pascapersalinan.

“Pelayanan kesehatan ibu dan anak kami perkuat dengan dukungan fasilitas kesehatan yang memadai serta kesiapsiagaan tenaga medis di seluruh lini layanan,” jelasnya.

Pada tahun 2026, program pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi salah satu prioritas utama. Melalui program ini, masyarakat dapat melakukan skrining kesehatan secara menyeluruh guna mendeteksi dini berbagai penyakit.

“Skrining ini mencakup penyakit menular seperti TBC maupun penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus, sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” papar dr. Amir.

Dalam rangka penuntasan TBC, Pemkot Tangerang memperkuat strategi skrining aktif, memastikan pengobatan tuntas, serta melakukan pendampingan pasien secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting mengingat TBC merupakan penyakit menular yang berpotensi menyebar luas jika tidak ditangani secara optimal.

Tak hanya itu, dari sisi infrastruktur layanan kesehatan, Pemkot Tangerang juga tengah mempersiapkan pengembangan RSUD Panunggangan guna memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pengembangan RSUD Panunggangan menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan seluruh warga Kota Tangerang mendapatkan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” pungkasnya. (zher)


Next Post

Bupati Tangerang Minta Perumdam TKR Terus Berinovasi Untuk Tingkatkan Layanan Dan Kinerja

Sel Jan 13 , 2026
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meminta seluruh jajaran Perumdam Tirta Kerja Raharja (TKR) terus berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan […]