JAKARTA — Sebanyak 266 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi dilantik setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Resimen Induk Kodam (Rindam) Jaya.
Pelantikan sekaligus penutupan pendidikan tersebut berlangsung di Lapangan Candradimuka Secata Rindam Jaya, Condet, Jakarta, Rabu (9/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB. Prosesi dipimpin langsung Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.
Dalam amanatnya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan menjadi awal pengabdian para prajurit sebagai bagian dari TNI AD.
“Selamat kepada kalian semua yang menjadi peserta Dikmata. Kalian patut berbangga karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan pertama Tamtama ini,” ujar Deddy saat melantik para prajurit.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan, para siswa resmi dilantik dan menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada). Mereka selanjutnya akan ditempatkan di berbagai satuan TNI AD untuk menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pendidikan yang dilaksanakan di Rindam Jaya menjadi bekal awal bagi para prajurit dalam menghadapi tugas di satuan masing-masing. Selama pendidikan, para siswa mendapatkan pembentukan kemampuan teknis, fisik, mental, serta karakter keprajuritan.
Pangdam Jaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada TNI AD untuk mendidik putra-putra mereka menjadi prajurit.
Ia menekankan agar para prajurit muda senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sementara itu, Kasi Pam Rindam Jaya, Dadi Permana, turut memberikan pesan kepada para prajurit muda agar menjadikan nilai moral dan etika sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian.
“Tingkatkan keimanan, jadilah prajurit yang bermoral dan beretika. Nilai-nilai tersebut perlu menjadi pedoman bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” pesan Dadi.
Pesan serupa disampaikan Hartana selaku pembina sekaligus pelatih Kompi A. Ia berharap para prajurit yang telah mengikuti pendidikan mampu membawa nilai-nilai kedisiplinan dan integritas dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas.
Hartana berpesan agar para prajurit muda kelak menjadi sosok yang memiliki integritas tinggi, jujur dan disiplin.
“Harapan kami, anak-anak didikan kami kelak menjadi prajurit yang berintegritas tinggi, jujur dan disiplin,” ujarnya.
Dengan berakhirnya pendidikan tersebut, sebanyak 266 prajurit muda kini siap memasuki tahapan pengabdian di berbagai satuan TNI AD.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para prajurit untuk menerapkan ilmu, keterampilan, kedisiplinan dan nilai-nilai keprajuritan yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan, sekaligus mengemban tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



