Ratusan Botol Miras Berhasil Diamankan Satpol PP Pandeglang


Korantangerang.com – Guna tegaknya Peratutan Daerah (Perda) Kabupaten Pandeglang, No. 16 Tahun 2003 Tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Penjudian dan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, melakukan oprasi minuman keras (Miras) di pertokoan Pasar Badak Pandeglang, pada Kamis (28/2/2019) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam razianya kali ini, puluhan personil Satpol PP Pandeglang, yang dipimpin langsung Kasatpol PP, Dadan Saladin, beserta Kebid Penegakan Perundang Undangan, Berlyan Henny dan Kasi Penyidikan dan Penyelidikan, Al Ansar Nur, berhasil mengamankan ratusan botol miras berbagai jenis, dari dua tempat milik seorang pengecer, yang diduga juga sebagai distributor miras untuk wilayah Pandeglang.

“Sebenarnya pengecer yang diduga juga sebagai distributor miras untuk wilayah Pandeglang ini, sudah kita jadikan target dari jauh-jauh hari. Hal ini berdasarkan dari banyaknya informasi yang masuk ke kita, terkait kegiatannya selama ini. Dan terbukti malam ini, kita berhasil mengamankan ratusan botol miras berbagai jenis, hasil pengembangan yang kita peroleh sebelumnya dari tokonya,” jelas Kasatpol PP, Dadan Saladin saat itu.

Demikian diungkapkan Kabid Penegakan Perundang Undangan, Berlyan Henny, yang mengaku. Bahwa selama ini peredaran miras, khususnya untuk daerah perkotaan di Pandeglang ini, informasinya dipasok oleh WN selaku distributor. Sehingga pihaknya tidak hanya menggeledah tokonya saja, namun berlanjut hingga ke tempat tinggalnya, juga ke salah satu rumah saudaranya.

“Awal tangkapan kita hanya 27 botol, yang kita peroleh dari tokonya yang ada di Pasar Badak. Karena penasaran, penggeledahan itu kita lanjutkan ke rumahnya, di salah satu perumahan di Kecamatan Majasari, namun nihil. Kami tidak berhenti disitu, kami terus kembangkan hingga sampai pada sebuah rumah, yang diisi oleh saudaranya, di salah satu kampung, di Kecamatan Karangtanjung, dan disitulah kita dapati 365 botol miras berbagai jenis,” timpal Berlyan.

Sementara itu, Kasi Penyidikan dan Penyelidikan, Al Ansar Nur mengatakan. Bahwa tangkapan miras pada Kamis malam ini, untuk sementara adalah tangkapan terbanyak. Sehingga jelas, proses hukum atas pelanggaran Perda tentang miras ini, akan secepatnya diproses, sesuai ketentuan sangsi-sangsi yang ada dalam Perda.

“Kita akan secepatnya proses ini, Jumat (1/3/2019) ini, kita akan langsung koordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri, dan paling lambat Senin (4/3/2019) lusa, kita akan periksa terduganya, atau saudara WN ini. Karena pelanggarannya sudah jelas, yakni melanggar Pasal 6 Perda No. 16 Tahun 2003 Jo Perda Nomor 12 Tahun 2007, tentang Pelanggaran Kesusilaan, Miras, Perjudian dan Penyalahgunaan Nafsa, dengan ancaman pidana kurungan 6 bulan dan denda maksimal Rp. 50 juta,” tegasnya.

Baik Kasatpol PP, Kabid Penegakan Perundang Undangan, serta Kasi Penyidikan dan Penyelidikan, mengaku berterimakasih pada warga yang telah perduli, serta mau membagi informasinya, terkait keberadaan miras di Pandeglang ini. Mereka mengaku, tidak akan pernah berhasil penegakan Perda di Pandeglang ini, tanpa adanya peran serta masyarakat didalamnya.

“Kami dari Satpol PP Pandeglang, berterimakasih pada warga yang telah memberi informasi ini. Ini adalah wujud keperdulian warga, terhadap daerah nya. Karena tidak akan tegak Perda yang ada, bila didalamnya tidak ada peran serta masyarakat. Selain itu diharapkan kedepan, sinergitas Satpol PP dengan warga, tokoh masyarakat, ulama, pers, maupun stakeholder lainnya, bisa lebih baik lagi, untuk memberantas miras, atau penyakit masyarakat (Pekat) secara umum,” tutupnya. (Daday)


Next Post

Obat Kangen Anak Untuk Satgas TMMD 104

Jum Mar 1 , 2019
Korantangerang.com, Donggala – Kedekatan dan keakraban TNI dengan rakyat tidak perlu diragukan lagi, bertugas dan tanggungjawab seorang Anggota Komando Kwilayahan […]