Integrasi “Kampung KB” Digelar di Tangsel


korantangerang.com – Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menghelat kegiatan integrasi Kampung Keluarga Berencana (KB) bersama mitra kerja 2017 di Komplek PTPN 8, Kampung Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Senin (6/11/2017).

Kegiatan tersebut dipadati ratusan ibu-ibu kader desa setempat yang menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Banten dan Siti Masrifah, anggota Komisi IX DPR RI Dapil Banten III.

Dalam kesempatan tersebut, Masrifah memaparkan program BKKBN yakni Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Dikatakannya, KB merupakan solusi untuk melakukan perencanaan kelahiran, sementara program Kampung KB diharapkan menjadi model untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menjadi peserta KB.

“Salah satu tujuan ikut KB adalah untuk meningkatkan kualitas keluarga,” ujarnya.

Meningkatnya kualitas keluarga, lanjut Masrifah akan berdampak pada meningkatkan kualitas manusia Indonesia, karena keluarga adalah lingkup terkecil yang menjadi pondasi utama keberhasilan berbagai program Presiden Joko Widodo dalam Nawa Cita.

“Nawa Cita ketiga yakni membangun bangsa dimulai dari pinggiran. Di kampung KB akan tersedia miniatur program KKBPK secara lengkap,” tambahnya.

Ia juga menyinggung soal peran generasi milenial, dikatakannya, program Generasi Berencana (Genre) Ceria membentuk karakter remaja yang berencana. Dalam program tersebut, remaja diberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Berbekal pengetahuan tersebut, remaja diharapkan terhindar dari perilaku pergaulan bebas yang menjurus pada perilaku seks bebas, hamil diluar nikah.

Dijelaskan Masrifah, dua dilakukan oleh BKKBN, diantaranya pendekatan yang langsung kepada remaja melalui pusat indivasi dan konseling remaja (PIKR).

“Sementara orang tua juga dibekali pengetahuan cara berkomunikasi dan memperlakukan remaja dengan pola asih yang baik melalui wadah kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR),” terangnya lagi.

Masrifah berharap, Kampung KB berkontribusi dalam pencapaian program pemerintah dalam pengendalian laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas keluarga yang akan bermuara pada meningkatnya kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program ini harus terus didukung semua pihak, karena Indonesia akan menikmati bonus demografi pada medio 2020 sampai 2035, ini kesempatan kita mewujudkan generasi emas,” tukasnya (Mulyadi)


Next Post

Dinas Pendidikan Tangsel Adakan Pembinaan Dan Penguatan Lembaga Pendidikan Formal Dan Non Formal

Sel Nov 7 , 2017
korantangerang.com – Bertempat di Hotel, Lemo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (07/11). Dinas pendidikan kota Tangerang Selatan menyelenggarakan √ćBimbingan Penguatan […]