Gara-Gara Paket Kosong, Kurir di Tangsel Diancam Pedang


Tangsel – MDS, 35, pria yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka lantaran mengancam seorang kurir ekspedisi dengan sebilah pedang, diduga juga menjadi korban penipuan jual beli daring (online) dari sebuah marketplace.

Pasalnya, jam tangan yang telah dipesan seharga Rp.70 ribu tak kunjung ia dapati. Namun saat pengantar paket datang ke rumahnya, ia justru hanya mendapatkan kotak kosong.

Hal itulah yang membuat emosinya memuncak hingga mengancam seorang pengantar paket atau kurir dengan sebilah pedang.

Dengan demikian, proses hukum tidaklah berhenti sampai penangkapan MDS. Namun juga berlanjut hingga penyelidikan terhadap pihak seller atau penjual

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengatakan, pihaknya kini tengah mencari pihak lapak penjual online yang menjadi tempat MDS berbelanja.

“Nanti kita akan lidik (dugaan penipuan). Termasuk asal usul barang itu,” ujar Jun, Jumat (28/5/2021).

Sejauh ini, pihaknya telah memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Kita sudah panggil saksi, seperti kurir Si Cepat sudah diperiksa, saksi lain, serta pelaku (MDS),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, tersangka berinisial MDS, telah memaparkan alasan terkait ulahnya yang telah nekat mengancam seorang kurir dengan sebilah pedang, Selasa (25/5/2021) lalu.

Motif traumatik atas penipuan pada platform jual beli online-lah yang menjadi dasarnya.

Pasalnya sebelum insiden pengancaman itu terjadi, MDS mengaku sudah dua kali menjadi korban penipuan jual beli online.

Polanya, kata MDS, sama dengan kejadian yang terakhir menimpanya ini. Barang yang dikirim oleh pihak penjual hanya kotak kosong.(*).


Next Post

Gelar Rakor Pengawasan Orang Asing, Ini Yang Dilakukan Antara Kesbangpol Kota Tangerang dengan Kanim Tangerang

Jum Mei 28 , 2021
KORANTANGERANG.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tangerang menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing di Kantor Imigrasi Kelas I […]