BPJS Kesehatan Luncurkan Inovasi Autodebet


Korantangerang – BPJS Kesehatan menghadirkan fasilitas autodebet untuk mempermudah melakukan pembayaran pada peserta mandiri.

Kepala BPJS Kesejatan Cabang Tangerang, Elfanetkati mengatakan, fasilitas tersebut merupakan inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dikarenakan susahnya peserta mencari channel pembayaran.

Dengan mendatangani Surat Edaran Bersama tentang Implementasi Layanan Autodebet, sambung Elfa, peserta dapat melakukan pembayaran Iuran Peserta Program JKN-KIS di PT Bank Negara Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dan PT Bank Central Asia.

“Berdasarkan hal tersebut per 1 Januari 2019, BPJS Kesehatan telah memberlakukan kewajiban bagi seluruh peserta PBPU/mandiri untuk melakukan pembayaran iuran dengan metode autodebet,” ucap Elfa ketika ditemui, Jumat (22/2/2019).

Elfanetti menjelaskan, penerapan autodebet bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan adalah selain untuk menjaga ketertiban pembayaran iuran peserta juga untuk memberikan kemudahan bagi peserta dalam pembayaran iuran.

 “Adanya fasilitas pembayaran melalui autodebet adalah upaya BPJS Kesehatan dalam menjawab masukan dan keluhan dari para peserta,” imbuhnya.

Pasalnya, kata dia, banyak peserta mandiri yang lupa membayar iuran hingga mengakibatkan akun BPJS nya dinonaktifkan.

“Banyak peserta yang lupa membayar iuran sehingga menunggak sampai nonaktif dapat dicegah dengan penggunaan autodebet. Pelaksanaan autodebet bagi peserta BPJS Kesehatan juga semakin memudahkan peserta karena tidak perlu repot membuang waktu antri di Bank maupun channel pembayaran setiap bulannya hanya untuk membayar iuran”, jelas Elfanetti.

Lebih lanjut Elfanetti menjelaskan, mekanisme pendaftaran autodebet bagi peserta baru dan perubahan data dapat dilakukan di kantor cabang BPJS Kesehatan. Peserta dan Calon Peserta JKN-KIS tinggal mengisi form kesediaan membayar iuran melalui autodebet dari Bank yang bekerjasama yang telah dititipkan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Peserta harus pastikan nomor rekeningnya benar sehingga tidak terjadi kesalahan pendebitan. 

Elfanetti berharap agar seluruh peserta yang sebelumnya sudah terdaftar juga dapat menggunakan fasilitas autodebet demi kenyamanan peserta sendiri.

“Untuk peserta yang saat ini sudah terdaftar dan masih belum menggunakan metode autodebet, akan terus kita edukasi untuk menggunakan fasilitas autodebet”, jelas Elfanetti.

Untuk diketahui, data yang diperoleh hingga 21 Februari 2019 jumlah kepesertaan di wilayah Kota Tangerang sudah mencapai 1.629.341 jiwa sedangkan di Kota Tangerang Selatan 1.397.721 jiwa. Selain itu, BPJS Kesehatan juga menerjunkan Kader JKN untuk membantu peserta melakukan kewajibanya membayar iuran dengan total tunggakan iuran sebesar Rp 300 juta yang didominasi oleh kelas tiga. Saat ini ada 40 kader JKN yang tersebar di Kota Tangerang dan Tangsel.

Untuk memberikan layanan kepada seluruh peserta JKN-KIS tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Tangerang telah bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama sebanyak 197 serta  Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut sebanyak 51 rumah sakit dan klinik utama  di seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tangerang.(red).


Next Post

Ternyata Tarif Pasang APK Di Angkot Menggiurkan

Jum Feb 22 , 2019
Korantangerang.com – Berbagai cara dilakukan peserta pemilu untuk menarik perhatian masyarakat. Tak terkecuali memasang alat peraga kampanye (APK) di kendaraan […]