MUSKER 2026-2031, PCNU Kota Tangerang Bidik Penguatan Organisasi dan Ekonomi


KOTA TANGERANG — PCNU Kota Tangerang menetapkan penguatan struktur kepanitiaan dan penajaman program kerja sebagai langkah utama menuju Musyawarah Kerja (MUSKER) Masa Khidmat 2026-2031. Agenda tersebut mencakup penguatan Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) serta penyusunan program yang menopang kapasitas organisasi dan ekonomi untuk lima tahun ke depan.

Keputusan itu mengemuka dalam rapat persiapan MUSKER di Rumah Pergerakan NU Cipondoh, Sabtu (3/10/2026). Dalam forum tersebut, Surat Keputusan (SK) OC dan SC diserahkan sekaligus dilakukan pembahasan teknis pelaksanaan MUSKER.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang, H. Ahmad Kafi, S.Ag., menegaskan forum MUSKER harus menghasilkan program kerja yang terukur, berkelanjutan, dan memiliki dampak nyata.

“Kita siapkan program kerja yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak untuk lima tahun ke depan,” ujar Ahmad Kafi.

MUSKER 2026-2031 mengusung tema “Menuju Kemandirian dan Maslahat”. Tema tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat fondasi kelembagaan sekaligus membangun basis ekonomi yang dapat menopang keberlanjutan program PCNU Kota Tangerang.

Penguatan ekonomi organisasi menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan agenda lima tahun mendatang. Program yang dirumuskan diarahkan untuk mengembangkan potensi usaha dan sumber daya yang dapat mendukung keberlangsungan kegiatan organisasi.

Dari sisi kelembagaan, PCNU mendorong agar setiap program memiliki target dan ukuran yang jelas sehingga agenda PCNU, lembaga, dan Badan Otonom (Banom) dapat berjalan lebih terarah.

Rapat tersebut sekaligus menandai beralihnya persiapan MUSKER dari tahap konsolidasi menuju tahapan teknis. Setelah OC dan SC ditetapkan, panitia akan melanjutkan pematangan substansi dan kebutuhan pelaksanaan forum.

MUSKER PCNU Kota Tangerang Masa Khidmat 2026-2031 dijadwalkan berlangsung pada 24-25 Oktober 2026. Forum tersebut akan menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah kerja PCNU Kota Tangerang selama lima tahun, dengan fokus pada penguatan organisasi, pengembangan kapasitas ekonomi, serta program berkelanjutan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.