Tangerang, 27 Mei 2026 — Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang melaksanakan Shalat Iduladha 1446 H dengan penuh khidmat yang diikuti oleh Kepala Lapas beserta jajaran pegawai dan seluruh warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan nilai spiritual bagi seluruh peserta yang hadir.
Pelaksanaan Shalat Iduladha tahun ini mengusung tema “Berkah Qurban, Damai di Hati: Jadikan Momentum Iduladha untuk Meningkatkan Iman dan Takwa.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, serta ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gema takbir bersama yang menggema di lingkungan lapas, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Iduladha, ceramah agama, serta ditutup dengan doa bersama. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.
Dalam ceramahnya, ustaz menyampaikan kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS tentang perjuangan, kesabaran, dan keyakinan terhadap pertolongan Allah SWT. Ustaz juga memberikan pesan motivasi kepada seluruh warga binaan agar tetap memiliki harapan dan keyakinan dalam menjalani kehidupan.
“Kadang Allah menunda bukan untuk menolak, tetapi untuk mempersiapkan sesuatu yang lebih indah. Dari Nabi Ibrahim kita belajar bahwa kesabaran dan ketaatan tidak pernah sia-sia di hadapan Allah. Sebesar apa pun masalah, jika kita percaya kepada Allah, pasti pertolongan Allah akan ada. Maka percayalah, jika kalian sedang merasakan pahitnya kehidupan sekarang, insyaallah nanti pertolongan Allah akan datang dengan cara yang jauh lebih indah,” ujar ustaz dalam ceramahnya.
Kegiatan berjalan lancar dan khidmat. Kepala Lapas berharap momentum Iduladha dapat menjadi sarana refleksi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Sebagai tindak lanjut, kegiatan pembinaan keagamaan dan spiritual di lingkungan lapas akan terus ditingkatkan guna membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik dan berakhlak mulia.



