Lapas Kelas I Tangerang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang tertib, aman, dan bebas dari handphone ilegal, narkoba, serta praktik penipuan melalui pelaksanaan Apel Bersama dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Jumat (8/5). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, ini melibatkan seluruh jajaran petugas, mulai dari pejabat struktural, petugas pengamanan, staf, CPNS, hingga peserta magang, serta dihadiri unsur aparat penegak hukum dari kepolisian, TNI, dan BNN sebagai bentuk penguatan sinergitas lintas instansi.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-150 tanggal 6 Mei 2026 tentang penguatan pengawasan Pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. Dalam instruksi tersebutmengamanatkan seluruh jajaran pemasyarakatan untuk melaksanakan ikrar bersama, pemeriksaan blok hunian, serta tes urine bagi petugas dan Warga Binaan.
Dalam pembacaan ikrar, seluruh petugas menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dan integritas dengan bekerja secara jujur, bertanggung jawab, serta siap menerima konsekuensi hukum atas setiap pelanggaran. Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui amanat Kalapas yang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh jajaran agar tidak memberi ruang bagi segala bentuk penyimpangan, khususnya peredaran handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan online dari dalam Lapas, dengan penindakan tegas hingga proses pidana bagi siapa pun yang terbukti terlibat.
Kalapas juga mengajak seluruh jajaran untuk mensyukuri amanah sebagai aparatur negara dan menjaga kehormatan seragam yang dikenakan. Menurutnya, seragam tersebut bukan hanya simbol pengabdian, tetapi juga sumber penghidupan bagi keluarga yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab.
“Jangan pernah mengkhianati institusi ini. Syukuri seragam yang kita kenakan, karena dari seragam inilah keluarga kita hidup. Tidak ada ruang lagi bagi siapa pun yang mencoba menjadi perantara handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan. Cepat atau lambat, semuanya akan terungkap,” tegas Beni Hidayat.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk bijak dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menggunakan media sosial serta menghindari gaya hidup yang dapat mencoreng nama baik institusi. Menurutnya, di era keterbukaan informasi saat ini, kesalahan sekecil apa pun dapat dengan mudah menjadi perhatian publik dan berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sidak gabungan ke blok hunian bersama unsur TNI, Polri, dan BNN. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan. Pada waktu yang sama, tes urine juga dilaksanakan terhadap petugas dan Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan bahwa pemberantasan Halinar diwujudkan melalui langkah konkret, pengawasan berkelanjutan, serta penegakan aturan secara tegas. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terbukti melanggar. Dengan dukungan seluruh pihak, Lapas Kelas I Tangerang terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat marwah Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.



