Kota Tangerang – Dinas Perhubungan Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik, khususnya halte, menyusul maraknya aksi vandalisme yang ditemukan di sejumlah titik.
Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan dalam beberapa waktu terakhir pihaknya mendapati berbagai bentuk vandalisme di halte, mulai dari coretan pada dinding, perusakan tempat duduk, hingga kerusakan papan informasi.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya merusak estetika Kota Tangerang, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya pengguna transportasi umum.
“Halte merupakan fasilitas publik yang dibangun untuk kenyamanan bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan vandalisme dan ikut menjaga fasilitas yang ada,” tegasnya, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, perawatan dan perbaikan halte yang rusak akibat vandalisme membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Hal ini berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran daerah yang seharusnya dapat dialokasikan untuk peningkatan layanan publik lainnya.
Selain merugikan secara finansial, aksi vandalisme juga berpotensi membahayakan pengguna, terutama jika kerusakan terjadi pada struktur atau sarana pendukung halte.
Karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga dan merawat fasilitas umum. Dishub mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan tindakan vandalisme.
“Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan melalui layanan 112 atau aplikasi LAKSA apabila menemukan vandalisme di fasilitas publik. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” ujar Suhaely.
“Menjaga fasilitas publik adalah tanggung jawab bersama. Mari kita rawat kota ini dengan tidak merusak, tetapi menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik,” tutupnya.
(Zher)



