Mensos Siapkan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang, Target Dibangun Tahun Depan


Kota Tangerang – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengungkapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang sebagai bagian dari penguatan program perlindungan sosial, termasuk bagi masyarakat rentan dan warga binaan pemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan di sela peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan 2026, Senin (27/4/2026). Program Sekolah Rakyat disebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok kurang mampu.

“Memang ada rencana pembangunan Sekolah Rakyat di sini. Saat ini masih dalam proses asesmen, termasuk penentuan kelayakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Gus Ipul kepada awak media.

Ia menjelaskan, lokasi yang direncanakan salah satunya berada di lahan milik Kementerian Hukum. Namun, prosesnya masih menunggu kelengkapan administrasi serta hasil kajian teknis sebelum pembangunan dapat dimulai.

“Kalau semua syarat sudah terpenuhi, insyaallah bisa segera dibangun. Targetnya mudah-mudahan tahun depan sudah mulai,” katanya.

Selain rencana pembangunan Sekolah Rakyat, Kementerian Sosial juga terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberikan perlindungan sosial kepada warga binaan. Salah satunya melalui dukungan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga binaan yang memenuhi syarat.

Menurut Gus Ipul, saat ini jumlah warga binaan yang menjadi sasaran perlindungan sosial mencapai lebih dari 200 ribu orang. Sebagian besar telah mendapatkan jaminan sosial, sementara sisanya masih dalam proses pendataan.

“Yang memenuhi syarat tentu akan kita dorong untuk mendapatkan perlindungan, termasuk melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya pembinaan di lingkungan pemasyarakatan yang kini menunjukkan perkembangan positif. Berbagai upaya penanganan overkapasitas hingga penegakan disiplin dinilai mulai membuahkan hasil.

“Strategi pembinaan terus diperkuat. Bagi yang patuh diberikan apresiasi, sementara yang melanggar tetap ditindak tegas,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.(zher).


Next Post

HBP ke-62 di Tangerang, Menteri Agus Andrianto Dorong Transformasi Layanan dan Teken PKS dengan BPJS Kesehatan

Sen Apr 27 , 2026
Kota Tangerang – Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 digelar di Auditorium Prof. Muladi, Kota Tangerang, Senin (27/4/2026), berlangsung khidmat […]