Bazar Produk Karya Warga Binaan Dalam Semarak Rangkaian HBP ke-62, Kanwil Ditjenpas Banten Dorong Penguatan Ekonomi Produktif


Serang, INFO PAS – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Banten menggelar bazar produk karya warga binaan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Gedung Pengabdian Kanwil Ditjenpas Banten. Kegiatan ini melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Banten, meliputi Lapas, Rutan, LPKA, dan Balai Pemasyarakatan, dengan menampilkan ratusan produk unggulan hasil pembinaan, seperti kerajinan tangan, produk kuliner, hingga berbagai karya kreatif bernilai ekonomi.

Bazar ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga merupakan bentuk implementasi nyata dari program pembinaan kemandirian yang selama ini dijalankan di lingkungan pemasyarakatan. Seluruh produk yang ditampilkan merupakan hasil karya warga binaan yang diproduksi di masing-masing UPT dan dipresentasikan oleh petugas, tanpa kehadiran langsung warga binaan dalam kegiatan. Hal ini tetap mencerminkan proses pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, mulai dari pelatihan keterampilan hingga pendampingan produksi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna, yang dalam kesempatan tersebut meninjau setiap stan serta berdialog dengan petugas mengenai proses produksi, kualitas, hingga strategi pemasaran produk. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Kakanwil turut membeli sejumlah produk yang dipamerkan. Kehadirannya memberikan motivasi bagi seluruh jajaran UPT untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta inovasi hasil karya warga binaan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area bazar dan melakukan pembelian di berbagai stan. Interaksi antara masyarakat dengan produk karya warga binaan menjadi momentum penting dalam memperkenalkan hasil pembinaan kepada publik, sekaligus membangun kepercayaan bahwa program pemasyarakatan mampu menghasilkan produk yang bernilai dan layak bersaing di pasaran.

Dalam keterangannya, Muhammad Ali Syeh Banna menegaskan bahwa bazar ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendorong kemandirian warga binaan serta memperkuat fungsi pemasyarakatan sebagai sarana pembinaan yang produktif. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa hasil pembinaan warga binaan memiliki kualitas dan nilai ekonomi. Meskipun warga binaan tidak hadir secara langsung, karya mereka tetap dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan melalui sinergi dengan berbagai pihak guna memperluas akses pemasaran produk. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan agar mampu mencetak warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat,” tutup Muhammad Ali Syeh Banna.

Kegiatan bazar ini diharapkan dapat terus menjadi wadah strategis dalam mempromosikan hasil pembinaan warga binaan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peran pemasyarakatan. Melalui dukungan berbagai pihak dan antusiasme masyarakat, produk karya warga binaan diharapkan semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu menjadi bekal kemandirian yang berkelanjutan bagi mereka di masa depan.


Next Post

Bazar Produk Warga Binaan Laputara Sakti Semarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Jum Apr 10 , 2026
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, telah dilaksanakan kegiatan Bazar Produk Warga Binaan yang berlangsung pada Jumat, 10 April […]