Tangerang – Di tengah dinamika industri kesehatan yang terus berkembang, kepemimpinan menjadi faktor penentu arah dan kualitas layanan sebuah rumah sakit. Di RS An-Nisa Tangerang, sosok Dr. dr. Ediansyah, MARS, MM hadir sebagai figur transformasional yang membawa semangat perubahan berbasis teknologi dan manajemen modern.
Sebagai Direktur, Dr. Ediansyah dikenal luas karena komitmennya terhadap manajemen perubahan, digitalisasi layanan, serta implementasi Electronic Medical Record (EMR) yang terintegrasi. Di bawah kepemimpinannya, RS An-Nisa tidak hanya berkembang secara fisik dan layanan, tetapi juga bertransformasi menjadi institusi kesehatan yang adaptif terhadap tantangan era digital.
Perjalanan akademik Dr. Ediansyah mencerminkan perpaduan antara kompetensi klinis dan manajerial. Ia menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Gadjah Mada, kemudian meraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) dari Universitas Indonesia, serta Magister Manajemen (MM) dari Universitas Prasetiya Mulya.
Kombinasi latar belakang medis dan bisnis tersebut menjadikannya figur yang memahami pelayanan kesehatan tidak hanya dari sisi klinis, tetapi juga dari perspektif tata kelola, strategi bisnis, dan keberlanjutan institusi.
Salah satu pencapaian signifikan di era kepemimpinannya adalah penguatan sistem Electronic Medical Record (EMR). Implementasi EMR menjadi tonggak penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data medis, serta kecepatan layanan pasien.
Transformasi digital ini bukan sekadar penggantian sistem manual ke digital, melainkan bagian dari strategi besar membangun rumah sakit modern berbasis data. Integrasi teknologi memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat, sekaligus mendukung kualitas pelayanan yang lebih personal dan terukur.
RS An-Nisa Tangerang bahkan mulai mengembangkan pendekatan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam model bisnis dan pengelolaan layanan, sebuah langkah progresif yang menempatkan rumah sakit ini selangkah lebih maju dalam ekosistem kesehatan regional.
Strategi di Era JKN-KIS
Di tengah tantangan pembiayaan kesehatan nasional melalui sistem JKN-KIS, Dr. Ediansyah menekankan pentingnya efisiensi operasional dan optimalisasi pendapatan rumah sakit tanpa mengorbankan mutu layanan.
Sebagai praktisi sekaligus pemikir manajemen rumah sakit, ia aktif menjadi pembicara dalam berbagai forum dan webinar, membagikan strategi pengelolaan rumah sakit di era pembiayaan berbasis kapitasi dan INA-CBG’s.
Keahliannya dalam menyelaraskan kualitas layanan dan keberlanjutan finansial menjadi nilai tambah bagi RS An-Nisa Tangerang.
Peran Strategis di Tingkat Regional
Tak hanya memimpin di internal rumah sakit, Dr. Ediansyah juga dipercaya sebagai Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Banten periode 2022–2025. Peran ini memperkuat posisinya sebagai tokoh yang aktif mendorong kolaborasi antar rumah sakit dan peningkatan standar layanan kesehatan di Provinsi Banten.
Kepemimpinannya mencerminkan semangat sinergi, inovasi, dan keberlanjutan, tiga pilar yang kini menjadi fondasi pengembangan RS An-Nisa Tangerang.
Dengan visi menjadikan rumah sakit sebagai institusi kesehatan yang modern, humanis, dan berbasis teknologi, RS An-Nisa Tangerang terus berbenah dalam berbagai aspek, mulai dari sistem informasi, peningkatan kompetensi SDM, hingga penguatan tata kelola.
Di tangan Dr. dr. Ediansyah, MARS, MM, transformasi bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata menuju pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien.
RS An-Nisa Tangerang, Melayani dengan Hati, Berinovasi dengan Teknologi.
(Zher).



