Walikota Lakukan Monitoring di Kecamatan Ciledug

korantangerang.com Wali Kota, H. Arief R. Wismansyah kembali menegur keras jajarannya yang tidak mempunyai komitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selasa siang (19/01), Wali Kota yang ditemani oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Ivan Yudhianto sengaja terjun ke lapangan mengecek kinerja anak buahnya yang ada di wilayah Ciledug.

Dimulai dari Kelurahan Sudimara Selatan, Wali Kota terlihat kecewa melihat kondisi Kantor Kelurahan yang terlihat kotor oleh sampah. “Pak Lurah, masak iya masyarakatnya disuruh kerja bakti bersihin lingkungan, ini kantor kelurahan sendiri malah kotor begini,” Tegurnya

Kondisi yang sama-pun ditemui di benerapa kelurahan lainnya di Kecamatan Ciledug, seperti Kelurahan Sudimara Jaya, Peninggilan dan Peninggilan Utara. “Ini gersang begini kantor Kelurahan,”Serunya sambil menyuruh ajudannya memberikan catatan terhadap kondisi tersebut.

Wali Kota juga terlihat kecewa ketika mengunjungi SDN Peninggilan 5, dan SDN Sudimara Timur 1, 4, serta 5. Kondisi sekolahan yang terlihat banyak sampah berceceran di halaman sekolah membuat Wali Kota berang.

“Jam segini Kepala Sekolahnya sudah pulang?,” Tanya Wali Ko kepada salah satu guru di SDN 5 Peninggilan.

“Sekolahan kotor amat, ayo anak-anak semua jangan buang sampah sembarangan ya,” Pesannya pada para siswa yang ada di sekolah tersbut.

Di SDN Sudimara Timur 1, 4 dan 5 yang berada dalam satu komplek, pemandangan yang sama juga ditemui Wali Kota, sehingga tidak mengherankan jika Wali Kota akan menindak tegas para Kepala Sekolah yang dianggap tidak mampu menjalankan tugasnya.

“Kalau sudah enggak sanggup jadi Kepala Sekolah bilang aja,” Tegasnya.

“Masak sekolahan kayak begini, dari dulu kan sudah saya bilang, bagi Kepala Sekolah yang tidak mau menerapkan program Adiwiyata mending mundur aja,” Sambugnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota yang juga ditemani oleh Camat Ciledug, Budi juga meninjau lokasi tanah pemkot yang rencanya akan dijadikan sebagai Kampung Budaya Betawi. Tanah seluas 2000 meter persegi tersebut terletak di RT 01/12 Kelurahan Peninggilan. Di lokasi tersebut pemkot berencana untuk membangun pusat budaya betawi yang bisa menjadi tujuan wisata bagi masyarakat. (Humas Pemerintah Kota Tangerang)