Wakil Wali Kota Sidak Beberapa Lokasi

korantangerang.com – Selepas apel pagi dan halal bihalal di lingkup Pemerintah Kota Tangerang, Senin (11/07), Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) Kebersihan dan Penertiban Lapak di Pasar Anyar Kota Tangerang.

Dalam Sidak kali ini, Wakil Wali Kota turut didampingi oleh Asisten Daerah Satu, Saiful Rohman, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Mumung Nurwana dan tim penegak Peraturan Daerah Kota Tangerang. Dirinya menyempatkan diri untuk berdialog dengan beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Anyar sambil mengingatkan kepada para pedagang untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lapak masing-masing.

“Silakan berdagang, tapi jaga kebersihannya ya. Kalau bersih, jualannya jugakan jadi enak,” pinta Wakil Wali Kota kepada pedagang.

Ke depan, Pemkot berencana akan merevitalisasi kawasan Pasar Anyar Kota Tangerang. Maka dari itu, untuk melancarkan niat tersebut, Pemkot tentunya akan terus memaksimalkan penataan serta penertiban di sekitar Pasar Anyar guna menciptakan pasar yang senantiasa bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan ini, tutur Wakil Wali Kota, adalah bagian dari upaya perbaikan pasar serta penataan kota agar semakin layak dan nyaman bagi masyarakat.

Mengecek lahan parkir kereta api, Pasar Mambo di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani yang akan digunakan sebagai lahan parkir, dan saluran air di sepanjang jalan tersebut yang akan dinormalisasikan, juga tak luput dari pantauannya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota, meminta kepada Dinas Perhubungan untuk segera membuat marka parkir di sepanjang jalan tersebut dan kepada Dinas Cipta Karya untuk segera mengkalkulasi terkait normalisasi saluran. Kemudian, untuk Dinas Binamarga, untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan di sepanjang jalan tersebut. (Ahmad Yani – Mambo – Kiasnawi).

Sedangkan, kepada Kasatpol PP, Wakil Wali Kota meminta agar ke depan memberikan tindakan yang lebih tegas terhadap pedagang yang menggunakan bahu jalan dan fasilitas publik lainnya, yang bukan tempat untuk berdagang.

“Tolong dibuatkan himbauan kepada para pedagang, selambat-lambatnya pada hari Rabu – Kamis kawasan tersebut sudah bebas dari pedagang kaki lima,” pinta Wakil Wali Kota.

Dirinya berharap kepada para pedagang dapat mengikuti himbauan dari pemerintah. Segala upaya tersebut, tentunya sebagai amanah Peraturan Daerah tentang Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (Perda K3), agar kita semua menjadi masyarakat yang tertib dan taat aturan. Dengan demikian, Kota Tangerang yang layak huni, investasi, kunjung, dapat kita wujudkan dan rasakan bersama di masa depan. @ADVERTORIAL/HMS