Utamakan Kepentingan Rakyat, DPRD Kota Tangerang Terus Tingkatkan Kinerja

korantangerang.com – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kinerja. Salah satu upaya yang dilakukan peningkatan pelayanan terhadap aspirasi masyarakat.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi mengatakan, dari tahun ke tahun Kota Tangerang mengalami perkembangan yang signifikan. Banyak capaian yang didapat oleh Kota Tangerang seperti halnya dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana. “Perkembangan ke arah yang lebih baik ini harus terus dilanjutkan untuk pembangunan Kota Tangerang,” katanya.

Pada tahun 2015 kemarin, dikatakan Suparmi, DPRD Kota Tangerang sudah menghasilkan 39 Perda dan Keputusan. Dan pada tahun 2016 ini diharapkan sebanyak 17 Raperda yang telah direncanakan dan disampaikan oleh Tim Badan Legalisasi sebelum ketuk palu APBD kemarin akan menjadi skala perioritas, dari 17 Raperda ini sebanyak 7 Raperda dari Legislatif dan 10 Raperda dari Eksekutif. “Semua Raperda ini menjadi skala prioritas dan mudah-mudahan akan dapat diselesaikan semua,” jelas Suparmi.

Politikus Partai PDIP ini menjelaskan, dibidang pembentukan perda, pencapaian target yang sudah ditetapkan bersama dengan pemerintah kota dalam program pembentukan perda harus terus didorong. Sehingga sasaran yang ingin diwujudkan bersama, dapat dituntaskan dengan baik dan benar.

Bahkan dirinya menerangkan bahwa kinerja anggota DPRD Kota Tangerang saat ini sangat baik, dilihat dari keberhasilan menjalankan tugas. “Dewan saat ini telah berhasil menjalankannya. Pertama, tugas dewan sebagai budgeting, dewan telah mengesahkan APBD. Kedua, sebagai legislasi, DPRD telah mengesahkan sejumlah peraturan daerah dan yang terakhir sebagai controlling,” katanya.

Begitu pula dalam bidang anggaran, sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD tentu sangat berkepentingan agar postur APBD murni maupun APBD perubahan benar-benar memenuhi kebutuhan rakyat, sesuai skala prioritasnya. Sehingga anggaran yang ada mampu mempercepat kemajuan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan di bidang pengawasan, DPRD tentu saja ingin program-program pembangunan berjalan sesuai dengan koridor yang telah ditetapkan, tidak melenceng. Apalagi terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

“Melalui fungsi pengawasan, kita sebagai anggota dewan terus mengingatkan dan memberi masukan-masukan positif kepada Pemerintah Kota Tangerang agar melaksanakan program-program pembangunan secara bertanggung jawab, terbuka, efektif dan efisien. Sehingga memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat,” ucapnya.

Wakil rakyat kelahiran Solo ,11 Juni 1976 ini mengajak wakil ketua dan seluruh anggota DPRD Kota Tangerang untuk terus membina hubungan kerja yang lebih harmonis lagi, lebih kompak, mengutamakan kekeluargaan dan kebersamaan. Sehingga DPRD Kota Tangerang sebagai lembaga semakin dipercaya oleh masyarakat dan mitra-mitra kerjanya.

Dalam bidang kesehatan DPRD Kota Tangerang sebagai lembaga penyalur aspirasi masyarakat selalu berusaha memberikan masukan kepada Pemkot untuk lebih meningkatkan pelayanan. Pada tahun 2015 kemarin sudah berjalan program BPJS yang merupakan program dari pusat sedangkan Kota Tangerang sendiri mempunyai kebijakn lokal yaitu program Multiguna yang menurut aturan dengan Undang–Undang yang baru terkait dengan kesehatan maka kebijaksanaan lokal harus digantikan dengan program BPJS dan semua masyarakat harus ikut BPJS.

Jadi menurut Suparmi, sebagai DPRD Kota Tangerang memberikan masukan ke Pemkot agar anggaran dalam kebijakan Multiguna yang menggratiskan warga miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dialokasikan ke penggratisan premi BPJS bagi masyrakat yang mendapatkan  program Multiguna.

“Jadi data dari BPS warga miskin penerima Multiguna dirubah menjadi penggratisan premi BPJS dan sekarang sudah ada sebanyak 270.000 warga miskin yang telah menerima program BPJS secara gratis,” jelas Suparmi.

Berbicara tentang pendidikan, DPRD Kota Tangerang selalu inginkan yang terbaik seperti si tahun 2015 dengan adanya Tangerang Cerdas yaitu warga miskin dibantu biaya pendidikan oleh Pemkot maka pada tahun 2016 ini kita mengusulkan alangkah baiknya kalau bisa dan Pemkot mampu kita dorong agar pendidikan gratis untuk sekolah- sekolah swasta, baik itu tingkat SD maupun SMP, karena ini akan lebih bermanfaat walaupun ada beberapa sekolah swasta yang mampu tapi tentunya kita bisa sesuaikan dana bantuan dengan kondisi sekolah tersebut sehingga di tahun 2016 ini akan lebih baik. Dan masyarakat Kota Tangerang semakin cerdas.

“Karena jika diberikan bantuan yang sama tentunya akan menimbulkan kesenjangan social,” katanya (Naser)