Tragedi Scrane, 2 Jamaah Haji Indonesia Meninggal

Peristiwa ini terjadi saat ribuan dari jutaan Muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk menjalankan ibadah haji. Dan tepatnya pada Jumat 12 September 2015, berupa crane jatuh di Masjidil Haram ketika hujan lebat disertai angin kencang melanda kota Mekkah.
Badai kuat yang menerjang Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi kemarin, setidaknya menelan korban meninggal ada 87 orang, kini telah terdata ada 107 orang meninggal akibat jatuhnya crane itu.

mekah
Dua orang jemaah haji Indonesia meninggal dalam tragedi crane di Masjidil Haram Makkah. Dokter di Balai Pelayanan Haji Indonesia (BPHI) menjelaskan tentang penyebab kematian mereka.

“Yang wafat semua karena cedera kepala,” tutur dokter Yanuar di BPHI, Makkah. Dan Makkah telah diguyur hujan deras saat itu.

Saat kejadian, menurut Yanuar, tim kesehatan mengerahkan semua ambulans di Makkah yang berjumlah 13 unit. Saat tiba di Masjidil Haram korban-korban sudah dibawa ke RS Jiyad yang berada di dekat lokasi.

Sampai dengan saat ini jumlah jemaah Indonesia yang meninggal 2 orang. Dua orang itu atas nama Masnauli Hasibuan dari kloter 09 embarkasi Medan dan Siti Rasmi Darmini dari kloter 23 embarkasi JKS.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendarat di Bandara International King Abdul Azis, Jeddah, langsung berkunjung ke Rumah Sakit Al-Nur dan Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI).

Setelah menjenguk sejumlah pasien di kedua tempat tersebut, Menag langsung menuju Madinah untuk melakukan koordinasi persiapan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci, sekaligus meninjau jamaah calon haji Indonesia yang masih berada di Kota Nabi itu.

 

Sumber : detikcom