Tidak Usah Ke Papua Kalau Mau Makan Papeda, Ini Tips nya!

Papeda atau bubur sagu merupakan makanan pokok masyarakat Papua dan Maluku yang  terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua. Papeda dibuat dari tepung sagu, tepung sagu sendiri dibuat dengan cara menekok batang pohon sagu atau rumbai. Pohon yang bagus untuk dibuat sagu adalah pohon yang berumur antara 3-5 tahun. Mula-mula pokok sagu dipotong. Lalu bonggolnya diperas hingga sari patinya keluar. Dari sari pati ini diperoleh tepung sagu murni yang siap diolah. Tepung sagu kemudian disimpan didalam alat yang disebut tumang.
Papeda diolah sehingga menyerupai bubur, berwarna putih dan bertekstur lengkat hingga menyerupai lem. Rasa asli dari papeda adalah hambar. Papua bianya dimakan dengan ikan seperti tongkol atau mubara yang dimasak dengan kunyit sehingga kadang kuahnya berwarna kuning.
Papeda dimakan bersama kuah ikan kuning. Yang membuat cita rasa papeda mantap adalah kuah ikannya. Cara mengambil Papeda menggunakan sumpit, sendok atau garpu yang dipegang oleh kedua tangan, diputar dengan cepat sehingga menyerupai gulungan, terputus dari Papeda yang ada dimangkok, kemudian dituang dalam piring, serta diberi kuah ikan kuning.
Jika kamu ingin membuat Papeda, berikut resepnya :

Resep membuat Papeda

Bahan :
– 100 gr tepung sagu
– 1000 cc air
–  ½ sdt garam
–  ½ sdt gula

Cara Membuat Papeda

1. Cairkan  tepung sagu dengan 300 cc air, tempatkan di panci.
2. Tambahkan garam dan gula.
3. Didihkan sisa air, 700 cc.
4. Tuang air mendidih tadi ke dalam panci yang berisi larutan.
5. Aduk sehingga sagu matang merata dan berwarna putih bening.
Bagi orang yang sudah terbiasa, cara memakan papeda sama seperti ketika kamu makan bubur ayam, atau bisa langsung diseruput. Namun bagi orang luar Maluku dan Papua, disarankan agar mengambil Papeda sedikit saja, langsung diberi kuah ikan kuning, didorong dan langsung ditelan tanpa dikunyah. Di dalam makanan ini terdapat serat yang banyak, rendah kolesterol dan bernutrisi.
(ASM)