Tersangka Pengeroyokan Di Sukadiri Kembali Di Ringkus Satreskrim Polresta Tangerang

Tersangka Pengeroyokan Di Sukadiri Kembali Di Ringkus Satreskrim Polresta Tangerang

KORANTANGERANG.com – Tersangka pengeroyokan di Kampung Beji, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupatan Tangerang beberapa waktu lalu satu per satu diringkus Satreskrim Polresta Tangerang. Sebelumnya, Polisi meringkus 3 tersangka masing-masing berinisial TZ, AS, dan SF yang sudah masuk peroses peradilan. Baru-baru ini polisi kembali meringkus tersangka ke-4 berinisial MA.

“Total tersangka ada 8 orang, sisa 4 orang masih kita kejar. Mereka diduga pelaku pengeroyokan terhadap korban dengan nama Rosim. Atas pengeroyokan itu korban meninggal dunia. Tersangka ke-4 inisial MA kita ringkus tadi malam,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Gunarko kepada korantangerang.com Rabu (9/08).

Gunarko mengatakan, setelah melakukan serangkaian penyelidikan, diketahui para tersangka selalu berpindah-pindah tempat. Para tersangka, kata Gunarko, mengaku sempat bersembunyi di daerah Jawilan, Kabupaten Serang.

“Tim Opsnal Jatanras dapat memastikan keberadaan pelaku MA kembali dan sedang bersembunyi di kediamannya di daerah Sukadiri Tangerang. Tim kemudian langsung melakukan penangkapan kepada MA,” ujarnya.

Gunarko menambahkan, saat tersangka MA diminta menunjukan rumah pelaku lain, tersangka MA melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

“Tim mengambil tindakan tegas, tepat dan, terukur dengan melakukan tembakan mengarah ke kaki sebelah kanan, setelah sebelumnya memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali dengan tujuan untuk melumpuhkan pelaku,” papar Gunarko.

Gunarko kemudian menjelaskan kronologis peristiwa itu. Dikatakannya, tersangka MA merupakan salah satu dari 8 pelaku pengeroyokan mengakibatkan orang mati. Adapun peran tersangka adalah memukul, menendang, dan mendorong korban sehingga terjatuh ke sungai.

Tersangka MA, kata Gunarko, juga mengangkat kembali korban dari sungai lalu melanjutkan pengeroyokan bersama pelaku lainnya sehingga korban meninggal dunia.

“Tersangka lain yang sudah diketahui identitasnya akan terus kita kejar. Selanjutnya kita lakukan pemberkasan agar segera bisa diproses ke pengadilan,” tandas Gunarko mengakhiri. (mulyadi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.