SMKN 9 Tangerang Gelar Pelepasan Ala Adat Sunda

SMKN 9 Tangerang Gelar Pelepasan Ala Adat Sunda

korantangerang.com – Perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII merupakan agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap tahun setelah proses pembelajaran kelas XII selesai atau setelah Ujian Nasional selesai dilaksanakan.

Selain sebagai ajang silaturahmi antar siswa dan guru dan orang tua siswa dan ajang kenang-kenangan acara ini juga sebagai prosesi melepas siswa kelas XII yang telah menyelesaikan masa belajarnya selama tiga tahun di jenjang sekolah menengah dan akan melangkah menentukan masa depannya, untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja sekaligus menyerahkan siswa kembali kepada orang tua, siswa kelas XII memiliki banyak kenangan selama sekolah di  SMKN 9 Kota Tangerang yang mungkin tak bisa untuk dilupakan.

Kepala SMKN 9 Kota Tangerang, Asep Riskanda mengatakan, pelepasan dan perpisahan kelas XII SMKN 9 Kota Tangerang sebanyak 313 siswa yang diselenggarakan pada Sabtu 30 Mei 2016 di RM Pondok Selerah Jatiuwung Kota Tangerang.

Menurut Asep, acara pelepasan tersebut dilaksanakan oleh para orangtua siswa dan Osis SMKN 9 Kota Tangerang dan merupakan pelepasan angkatan ke 4. Dengan program studi keperawatan, farmasi pelayanan dan analis kesehatan.

Asep menambahkan, pelepasan siswa ini dengan  prosesi ala pengantin sunda ciri khas Jawa Barat diiringi musik gamelan, hal ini untuk mengenalkan kepada siswa terkait adat budaya sunda.

Asep berharap kepada semua alumni SMKN 9 Kota Tangerang tetap menjaga nama baik sekolah di manapun mereka berada, baik yang  lulus masuk perguruan tinggi maupun, yang langsung masuk dunia kerja.

“Alhamdulillah pada angkatan ke empat ini siswa kami lulus 100 persen dan telah diterima di perguruan tinggi negeri dan ternama di Indonesia tanda tes melalui jalur undangan 8 siswa,” tukasnya.

Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kota Tangerang, Ahmad Amarullah mengatakan  bahwa kelulusan ini bukan akhir dari mencari pendidikan tapi justru hal ini merupakan titik awak untuk melaju ke jenjang berikutnya.

“Kita harus dorong anak-anak untuk bisa terus belajar, ke jenjang berikutnya karena bekal ilmu tidak cukup hanya dengan lulus dibangku SMK,” ujar Amarullah.

Pemerintah Kota Tangerang saat ini lebih fokus ke bidang pendidikan selain program Pemkot yang lainnya. Ini upaya serius Pemkot dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengalokasikan anggaran 25 persen dari dana APBD Kota Tangerang.

“Teruslah berprestasi para siswa Kota Tangerang. Jangan puas hanya sampai lulus jenjang SMK. Walaupun siawa SMK dicetak untuk bisa langsung bekerja tapi melanjutkan keperguruan tinggi lebih penting,” tukasnya. (Naser)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.