Sachrudin : KOTAKU Tidak Dapat Dilakukan Sendiri Tanpa Bantuan Masyarakat

Sachrudin : KOTAKU Tidak Dapat Dilakukan Sendiri Tanpa Bantuan Masyarakat
KORANTANGERANG.com – Bertempat di Resto Pondok Selera, Jalan A. Dimyati, Kota Tangerang, Rabu (07/12), Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, membuka acara Pelatihan Penguatan Masyarakat Kota pada Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Banten.
Dihadapan 150 peserta dari 53 kelurahan se-Kota Tangerang, Sachrudin menyampaikan, Program KOTAKU adalah  upaya strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh.
Sachrudin menuturkan, Kota Tangerang sebagai salah satu kota yang menjadi pilot project pelaksanaan Program KOTAKU karena dinilai berperan aktif menata lingkungan melalui Program Tangerang Berbenah, tentu perlu memfasilitasi masyarakat untuk berperan aktif dalam melaksanakan penanganan permukiman kumuh skala lingkungan di wilayah.
KOTAKU, lanjut Sachrudin, salah satu upaya dalam membangun kota yang semakin layak huni. Dengan tujuan akhirnya tak lain yaitu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti halnya Program Tangerang Berbenah yang ada di Kota Tangerang.
“Makanya tak heran, Kota Tangerang ditunjuk salah satu pilot project KOTAKU dan dijadikan destinasi lokasi kegiatan pada hari ini, karena dinilai peduli pada lingkungan,” tegasnya.
Pada pelaksanaan Program KOTAKU, lanjut Sachrudin, peran pemerintah kota/kabupaten sangat strategis dan penting sebagai pengendali program di wilayahnya, karena pemerintah daerah berperan sebagai regulator yang mengakomodasi berbagai aspirasi pelaku pembangunan permukiman dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peran lainnya, membangun kolaborasi antar pelaku, program dan pendanaan dalam upaya percepatan penanganan kumuh perkotaan yang dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, pemanfaatan, pemeliharaan dan keberlanjutan. Serta membangun atau menguatkan peran kelembagaan daerah dalam penanganan kumuh, yaitu Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Salah satu peran Pemda dalam pelaksanaan penanganan permukiman kumuh perkotaan adalah melibatkan peran aktif masyarakat dalam upaya mensinergikan penanganan permukiman kumuh skala kota/kawasan dan skala lingkungan. Seperti halnya keterlibatan BKM yang ada di Kota Tangerang dalam program Tangerang Berbenah sebagai representasi KOTAKU.
“Untuk mewujudkan itu semua, Pemkot Tangerang tentu tidak dapat melakukan sendiri, tanpa bantuan dari masyarakat,” tegas Sachrudin.
Adapun pesan yang disampaikan oleh ketua Forum Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kota Tangerang, Ishak, yaitu hadirnya Program KOTAKU yang diwujudkan dalam Program Tangerang Berbenah di Kota Tagerang, salah satu bentuk kepedulian dan komitmen dari Pemda  dalam membangun Kota Tangerang yang lebih baik lagi ke depan. Program tersebut sudah sangat baik di Kota Tangerang. Sudah hampir lebih dari 100 miliar dana yang digelontorkan.
“Alhamdulillah, programnya memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Tangerang dan kami akan senantiasa membantu upaya penataan lingkungan agar semakin baik lagi di masa depan,” tuturnya. @ADVERTORIAL/HMS

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.