Ratusan Disabilitas Hingga Lansia di Panti Dinsos DKI akan Ikuti Pilkada

Ratusan Disabilitas Hingga Lansia di Panti Dinsos DKI akan Ikuti Pilkada

Ratusan warga binaan sosial di panti milik Dinas Sosial DKI Jakarta akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI.

Mereka yang diikutsertakan dalam pemilihan itu terdiri dari penyandang disabilitas ganda, disabilitas tubuh, disabilitas netra, hingga lanjut usia.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan mengatakan petugas akan melakukan pendampingan dan memfasilitasi mereka untuk ikut serta dalam pilkada DKI.

“Kami juga memastikan bahwa pegawai atau petugas kami tidak mengarahkan mereka ke salah satu pasangan calon. Kami punya komitmen untuk netral,” tandas Masrokhan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta di ruangannya, Selasa (14/2).

Pendampingan itu akan dilakukan untuk mempermudah warga binaan sosial dalam mengikuti pilkada. Apabila tempat pemungutan suara jauh dari panti, pihaknya akan memfasilitasi kendaraan.

Menurut data dari Dinas Sosial, ada 74 warga binaan penyandang disabilitas ganda di Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih. Mereka difasilitasi kursi roda dan kendaraan untuk melakukan pemilihan.

Adapun disabilitas tubuh yang ada di Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti ada 45 orang. Mereka difasilitasi kursi roda dengan didampingi petugas panti untuk melakukan pemilihan.

Bagi warga binaan disabilitas netra, sebanyak 38 orang akan melakukan pemilihan. Mereka akan mendapat pendampingan menuju tempat pemungutan suara.

Sedangkan untuk warga binaan eks wanita tuna susila yang berada di Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia akan didampingi petugas dan disediakan kendaraan untuk mengikuti pemilihan. Ada 16 orang yang akan menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, ada 10 orang warga binaan eks narkoba dari Panti Sosial Pamardi Putra Khusnul Khotimah yang akan mengikuti pilkada DKI. Pihak panti akan memfasilitasi dengan kendaraan dan pendampingan petugas.

Untuk warga binaan dari panti anak yang sudah memenuhi persyaratan usia pemilih, mereka akan mendapatkan hak pilihnya. Mereka juga akan didampingi oleh petugas menuju TPS.

Sebanyak 21 anak dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 2 akan mengikuti pemilihan. Adapun di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3, ada 48 anak yang akan mengikuti pilkada DKI. Sedangkan di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 4 ada 15 orang yang akan melakukan pemilihan.

Untuk para lanjut usia yang berada di panti, mereka tetap mendapatkan hak pilihnya. Bagi mereka yang sudah tidak mampu jalan akan diberikan kursi roda.

Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1, ada 125 kakek-nenek yang akan menggunakan hak suaranya. Sementara di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, ada 32 orang yang akan mengikuti pilkada DKI.

Adapun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, ada 208 kakek-nenek yang akan mengikuti pilkada DKI.

Namun, di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 4, karena mayoritas kakek-nenek dalam kondisi sakit, petugas KPPS akan mendatangi mereka. Total ada ada 39 orang warga binaan akan menggunakan hak pilihnya. @AANG

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.