Puskesmas Petir Terbangun Tanpa Gunakan APBD

Puskesmas Petir Terbangun Tanpa Gunakan APBD

Korantangerang.com:Kota Tangerang – Warga kelurahan Petir dan sekitarnya akan segera memiliki Fasilitas Kesehatan mandiri. Warga kelurahan Petir yang masuk wilayah kecamatan Cipondoh selama ini banyak yang berobat ke puskesmas di wilayah DKI atau Gondrong. Namun dengan dibangunnya Puskesmas Petir yang terletak persis di samping kantor kelurahan Petir, warga Petir bisa berobat gratis di puskesmas yang groundbreakingnya dilakukan langsung oleh Wali Kota Arief R. Wismansyah.

Pembangunan puskesmas ke lima di kecamatan Cipondoh ini mempunyai cerita unik, Wali Kota Tangerang yang saat itu sedang meninjau korban banjir di kelurahan Petir merasa iba dengan kondisi salah satu warga yang harus dievakuasi ke puskesmas Gondrong yang lokasinya lumayan jauh dari rumah warga tersebut.

“Saat itu ada orang sakit pas banjir perlu dibawa ke Gondrong namun jalannya juga susah karena banjir, dari situ saya bertekad untuk membangun puskesmas di Petir biar enggak susah lagi apalagi pas banjir,” tutur Wali Kota saat acara Ground Breaking, Sabtu (19/08).

Hal unik lain adalah meski tercatat sebagai proyek Pemkot Tangerang , pembangunan infrastruktur ini sama sekali tak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Artinya, proyek ini tak membebani uang rakyat Kota Tangerang. Sehingga dana APBD bisa digunakan untuk membiayai program lain yang lebih menyentuh pada masyarakat Tangerang seperti pembangunan jalan maupun subsidi biaya pendidikan.

“Alhamdulillah berkat usaha Pemkot dalam membangun kerjasama dengan semua pihak, akhirnya banyak yang mau terlibat membangun kota kita, Alhamdulillah swasta juga ikut peduli sama kampung kita, Greeenlake yang memberikan tanah sama bangunannya,” terangnya dihadapan para hadirin yang mayoritas merupakan tokoh masyarakat Petir dan Cipondoh.

Untuk itu, Wali Kota juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bisa terus membangun kebersamaan ditengah keragaman budaya dan agama yang ada di Kota Tangerang.

“Walaupun terpisah oleh tembok namun kita saudara,” ucapnya.

‘Kita juga harus hidup saling menghargai dan menghormati.Karena kebhinekaan adalah karunia dari Allah SWT, jangan sampai kebersamaan ini putus dan hilang,” pungkasnya.(zher).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.