PT. Online Bicycle Gandeng PT. Aist IT Solution Buat Aplikasi “GowesXpress”

PT. Online Bicycle Gandeng  PT. Aist  IT Solution Buat Aplikasi “GowesXpress”

KORANTANGERANG.com – Salah satu perusahaan startup baru di Indonesia yaitu OnlineBicycle dengan Tagline “GOwesXpress, Tip Please” resmi menggandeng dan bekerjasama dengan PT Aist IT Solution sebagai mitra dalam membangun aplikasi Android dan IOS OnlineBiCycle.

Online   Bicycle   merupakan   perusahaan   startup   yang   berbasis   aplikasi   online   yang menawarkan   solusi   kepada   masyarakat   dalam   dalam   memilih   pengiriman   barang   dan makanan dengan konsep GOwesSend dan GOwesFood.

Seperti aplikasi jasa transportasi lainya online bicycle memanfaatkan teknologi informasi melalui internet dengan menggunakan aplikasi untuk mempermudah konsumen dalam menggunakan jasa transportasi pengiriman barang atau makanan.

OnlineBicycle Indonesia dan PT.  Aist   IT  Solution   yang   beralamat   di   Perkantoran   Scienta   Boulevard   Sumarecon   BSD Tangerang   Selatan  di  pilih   oleh   OnlineBycicle   sebagai   mitra  untuk membangun   aplikasi kami,   karena   PT   Aist   IT   Solution   merupakan   perusahaan   professional   yang cukup   memiliki pengalaman untuk membangun aplikasi .

Dalam kerjasama  ini Founder OnlineBicycle (cand.Dok) Yopy Perdana Kusuma,M.Ikom menandatangi surat perjanjian kerahasiaan dan  kerjasama dengan PT. Aist IT Solution Ibu Temy,M.Kom selaku CEO dan Bpk. Devan, M.Kom selaku Manager IT Development.

Menurut Yopy Aplikasi ini merupakan Gerakan Resolusi Bisnis dengan konsep Integrated Green Digital oleh anak anak muda Tangerang Raya yang mengkonvergensikan antara Passion, Hobi, Bisnis dan Idealisme.

“Aplikasi ini memiliki keunikan dan diferensiasi bisnis yang memberikan kesan berbeda dengan Aplikasi sejenis lainnya,dimana yang pertama adalah para pengendara yang kami sebut Riders adalah rata rata usia usia energik dan produktif 18 sd 30 tahun dengan menggunakan sepeda jenis Road Bike dan MTB dengan akselerasi dan kecepatan menembus kemacetan, yang kedua sistem pembayaran pada aplikasi ini konsumen tidak dibebankan biaya yang dipatok aplikasi,” bebernya.

Selanjutnya adalah,  pembayaran dengan sistem konsep “TIP” dimana konsumen memilih nominal berapa jumlah tip yang mereka berikan kepada riders.

Yang ketiga, jarak tempuh maksimum riders ini adalah 10km dengan beban dokumen dan barang tidak lebih dari 10kg, lebih dari 10km maka konsumen dikenakan tarif per/Km.

“Dan yang terakhir bahwa aplikasi ini dan terakhir yang jauh lebih penting adalah mengenai jasa layanan dengan memberikan tarif lebih murah dibandingkan jenis jasa pada aplikasi online lainnya,” papar yopy

Yopy berharap ini dapat menjadi pilihan ke depan bagi konsumen dengan menawarkan sisi sisi positif bagi konsumen, pelayanan Xpress,keren keceh dan harga terjangkau.

Ke depan kami akan mendorong dan berupaya Bermitra dengan pemerintah daerah agar di wujudkannya trek sepeda di setiap kota sehingga konsep bike to work dan lain sebagainya dapat menjadi Lifestyle serta solusi kemacetan ibu kota.

Dan tentunya diharapkan transportasi transportasi publik ke depan tidak hanya bisa membawa masyarakat akan tetapi bisa membawa juga sepeda di dalamnya sehingga pada akhirnya mampu memperkuat ekonomi rakyat dengan gaya hidup sehat dan ekonomis. (Mulyadi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.