Porsi Tepat Sarapan Anak untuk Mencukupi Kebutuhan Gizi

Porsi Tepat Sarapan Anak untuk Mencukupi Kebutuhan Gizi

korantangerang.com – Memperingati Hari Anak Indonesia, hampir semua orangtua berharap agar anaknya dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk menunjang semuanya itu, kesehatan anak patut dijaga dengan kebiasaan sarapan yang baik.

Gula darah mengalami penurunan setelah bagun di pagi hari dan membuat tubuh agak lemas. Pentingnya peran orangtua untuk menyiapkan sarapan yang bernutrisi. Namun, beberapa orangtua kurang memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kriteria sarapan yang baik.

“Di Indonesia ini masih ada masalah pada anak-anak, remaja, hingga orangtua yang tidak sarapan. Menurut data uang kami olah dari Kementerian Kesehatan, masih ada 7 dari 10 anak Indonesia usia 5 – 12 tahun, tidak cukup gizi sarapannya,” ujar Prof DR Ir Hardiyansyah, MS, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia pada acara Energen untuk Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (23/7/2016).

Prof Hardiyansyah menjelaskan dari data rersebut, 4 dari 10 anak tidak sarapan. Sedangkan 3 dari 10 anak persen kecukupan gizinya tidak terpenuhi. Orangtua dan anak perlu mengenal makna sarapan sehat agar kebutuhan gizi mereka terpenuhi.

“Pemenuhan gizi harus ada unsur tenaganya, zat pembangun atau protein, mineral, dan juga vitamin. Secara sederhananya asupan gizi sarapan adalah seperempat dari kebutuhan harian,” tambahnya.

Ia menjelaskan pemenuhan zat gizi sarapan setidaknya 15 sampai 30 persen dari pemenuhan harian. Misalnya saja, seorang anak biasanya makan satu piring karbohidrat per harinya. Porsi sarapan cukup seperempat piring karbohidrat.

“Sarapan penting agar anak menjadi kuat, semangat, dan ceria. Hal ini dapat menghindari anak terkena kemungkinan penyakit, terutama sakit perut,” tukasnya. @DF

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.