Polres Jakarta Selatan Gelar Apel Besar POKDARKAMTIBMAS dalam Rangka Pengamanan Pemilukada DKI Jakarta

Polres Jakarta Selatan Gelar Apel Besar POKDARKAMTIBMAS dalam Rangka Pengamanan Pemilukada DKI Jakarta

Jakarta – Sabtu (15/4) Polres Jakarta Selatan menggelar Apel Besar POKDARKAMTIBMAS dalam Rangka Pengamanan Pemilukada DKI Jakarta di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lebih dari seribu anggota masyarakat yang tergabung di Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (POKDARKAMTIBMAS) dari 10 Kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan hadir mengikuti acara tersebut.

Dalam kesempatan itu Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan, SIK, M.Si mengucapkan terimakasih kepada anggota masyarakat yang tergabung di Pokdar Kamtibmas atas kontribusi yang diberikan selama ini kepada masyarakat dan juga bersinergi dengan aparat keamanan baik dari jajaran kepolisian maupun dengan jajaran TNI.

Menurutnya,  situasi kondisi kamtibmas wilayah Jakarta Selatan pada saat ini relatif kondusif, walaupun masih diwarnai beberapa kejadian-kejadian, perkara-perkara atau kasus-kasus, tetapi sejauh ini kita bisa mengatasi dan mengelola kamtibmas di wilayah kita ini sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang. Bisa melaksanakan kegiatan-kegiatannya tanpa dihantui rasa takut dan khawatir menjadi salah satu korban dari tindak kejahatan.

“Saya percaya ini semua berkat kerja keras dari rekan-rekan sekalian khususnya para anggota Pokdar Kamtibmas yang berada di tengah-tengah masyarakat. Peranan rekan-rekan yang tergabung di Pokdar Kamtibmas memiliki nilai yang sangat tinggi. Kita ketahui bahwa tugas kepolisian di mana diatur dalam UU Kepolisian pasal 14 angka 1 huruf F di situ dinyatakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat melalui hukum dan juga salah satunya adalah sebagai koordinator dan juga pengawasan serta pembina teknis pengamanan-pengamanan swakarsa,” bebernya.

Oleh sebab itu, tambah Kombes Iwan Kurniawan, SIK, M.Si, rekan-rekan yang tergabung dalam Pokdar Kamtibmas baik itu FKPM, KSK, Senkom, Kaposkamling  perlu mengetahui bahwa tugas rekan-rekan itu didasari oleh ketentuan Undang-Undang. Jadi keberadaan, peranan, fungsi, dan tugas rekan-rekan yang tergabung dalam Pokdar Kamtibmas ini dilindingi oleh Undang-undang. Sehingga dalam melaksanakan, mengaplikasikan, kegiatan-kegiatan di lapangan rekan-rekan tidak perlu ragu-ragu lagi demi terciptanya suasana wilayah yang kondusif.

“Namun, rekan-rekan perlu juga memahami dan mengetahui apa yang menjadi rambu-rambu saat menjalankan tugas sebagai Pokdar Kamtibmas di lapangan,” imbuhnya.

Mengenai pengamanan Pilkada DKI Jakarta, menurut Kapolres Jakarta Selatan itu, pihaknya saat ini merasa bersyukur karena situasi masih dalam kondisi aman terkendali dan kondusif. Walau kita ketahui bahwa banyak juga kejadian-kejadi yang terjadi pada tahapan pilkada ini.

“Oleh sebab itu selain kita mengelola keamanan berkaitan dengan gangguan kamtibmas, beberapa kegiatan-kegiatan yang menonjol mesti kita antisipasi dengan baik, termasuk masalah pilkada ini,” ujarnya.

Kombes Iwan Kurniawan mengakui bahwa pihaknya, mulai melihat di masyarakat banyak kejadian-kejadian yang memiliki potensi mengarah kepada konflik. Di mana para pendukung dari masing-masing pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur begitu ‘semangat’ untuk mendukung dan memenangkan paslon yang mereka jagokan.

“Kita sudah mulai mendektksi bahwa sudah muncul tindakan-tindakan yang berbau provokatif dan juga intimidatif. Sehingga hal ini akan mempengaruhi bagaimana kerukunan dan juga persatuan serta kesatuan di masyarakat kita akan terkoyak jika kita tidak segera mengatisipasinya,” ujarnya.

Saat ini. tambahnya, kita melihat banyak tergelar spanduk-spanduk yang isinya kalimat-kalimat yang bersifat provokatif dan juga intimidatif. Oleh sebab itu hal ini perlu juga kita antisipasi agar tak menjadi gangguan kamtibmas. Selain itu juga ada prilaku di sebagian masyarakat yang sudah menunjukkan potensi ke arah konflik.

“Saya mengkhawatirkan hal ini menjadi pemicu dari konflik identitas soial. Konflik tersebut didasari dengan adanya perbedaan-perbedaan agama dan suku bangsa. Bila hal ini sampai terjadi maka akan banyak sekali kerugian yang kita derita. Baik kerugian materil bahkan sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Berkaitan dengan realitas itu Kapolres Jakarta Selatan berharap kepada rekan-rekan Pokdar Kamtibmas yang ada di wilayah Jakarta Selatan  untuk lebih giat dan lebih rajin melakukan pembinaan kepada masyarakat demi terciptanya kondisi wilayah yang aman, damai, dan nyaman.

“Jika kondisi wilayah kita tetap aman, damai, dan nyaman tentu akan melahirkan ketentraman dan kemaslahan untuk kita semua. Sehingga kita terus dapat beraktivitas dengan tenang dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan terpeliharanya Kebhinekaan yang merupakan warisan berharga dari para pendiri dabn pejuang bangsa ini,” pungkasnya. (Jamiel Loellail Rora)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.