Pemkot Tangerang Prioritaskan Pendidikan Akan Bentuk Satgas Wajib Belajar 12 Tahun

Pemkot Tangerang Prioritaskan Pendidikan Akan Bentuk Satgas Wajib Belajar 12 Tahun

Pendidikan menjadi modal penting bagi masyarakat untuk bisa bersaing menghadapi tantangan global. Untuk itu Pemkot Tangerang dalam beberapa tahun terakhir telah memprioritaskan Bidang Pendidikan sebagai fokus pembangunan, terbukti dari proporsi anggaran pendidikan di APBD 2017 yang mencapai Rp 1,1 Triliun dari total APBD Rp 4,1 Triliyun.

Untuk mempersiapkan masyarakat Kota Tangerang yang mempunyai daya saing, Pemkot Tangerang juga sedang mengkaji pembentukan Satgas Wajib Belajar 12 tahun, dengan harapan masyarakat dapat terdorong untuk mengakses layanan pendidikan formal dan informal yang ada, seperti BLK maupun Kelompok Belajar.

“Minimal masyarakat punya Ijazah SMA, biar mereka juga bisa bersaing dengan sumber daya manusia dari luar,” ujar Wali Kota Arief R. Wismansyah saat memberikan arahan kepada peserta Rapat Evaluasi Kewilayahan di Ruang Al Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (01/02).

Ini menjadi penting, kata Wali Kota, karena sebentar lagi Kota Tangerang akan menjadi kota perdagangan dan jasa.

“Jika kita tidak siapkan skillnya dari sekarang, mereka akan menjadi penonton,” tegasnya.

Satgas Wajib Belajar 12 Tahun tersebut nantinya akan bertugas mendata masyarakat Kota Tangerang yang putus sekolah dan selanjutnya memfasilitasi mereka untuk mendapatkan akses pendidikan dan ijazah minimal setara dengan tingkat SMA.

Wali Kota juga menyinggung soal kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Tangerang juga meminta kepada para Kepala OPD untuk bisa mensosialisasikan berbagai program kegiatan yang ada di OPDnya masing-masing.

“Bukan hanya terkait program pembangunannya saja, namun juga terkait fungsi dan manfaat keberadaan OPD bagi masyarakat,” terangnya.

Menyinggung soal pelayanan publik, Wali Kota juga menginstruksikan kepada para Kepala OPD untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi pelayanan yang akuntabel dan transparan.

“Saya ingatkan juga karena sekarang lagi musim hujan, agar terus waspada terhadap potensi banjir dan juga penyakit yang timbul seperti DBD,” pungkasnya.(Zher)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.