Pemkot Prioritaskan 11 Bidang Pembangunan di 2017

Pemkot Prioritaskan 11 Bidang Pembangunan di 2017

korantangerang.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2017. Musrenbang tingkat Kota Tangerang tersebut dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kalangan pengusaha, masyarakat, eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Wali Kota Arief R. Wismansyah yang hadir dan membuka acara tersebut menyampaikan beberapa prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemkot Tangerang di tahun 2017.

Dalam sambutannya Wali Kota menegaskan bahwa berdasarkan isu strategis dan tantangan pembangunan saat ini pemkot Tangerang merumuskan 11 bidang yang menjadi fokus utama. Diantaranya adalah Pelayanan Pendidikan yang Lengkap, Berkualitas dan Terjangkau, Pelayanan Kesehatan yang Lengkap Berkualitas dan Terjangkau, Pelayanan Sarana-Prasarana yang Layak dan Memadai, Penanggulangan Kemiskinan, Pengangguran dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

“Serta meningkatkan kondusifitas iklim investasi dan Iklim Usaha Daerah, dengan dukungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang ada di Kota Tangerang,”

“Selain tentunya persoalan lingkungan, ketentraman dan ketertiban, Tata Kelola Pemerintahan dan Birokrasi yang baik, dan Ekonomi Kreatif, Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Energi,” Paparnya.

Wali kota juga menyampaikan bahwa dengan perkembangan jumlah penduduk di Kota Tangerang yang terus meningkat membuat pemerintah untuk terus berpacu menjawab tantangan melalui paket-paket kebijakan yang memihak kepada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Makanya kita juga akan terus lanjutkan program Bedah Rumah dan Jamban Sehat yang memang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,”

“Diharapkan pada tahun 2017 permasalahan rumah kumuh dan sanitasi terselesaikan,” Imbuhnya.

Wali kota juga menyampaikan bahwa pemkot juga akan berusaha untuk meminimalisir persoalan Kota Tangerang yang dalam beberapa tahun terakhir belum terselesaikan seperti persoalan pengangguran, kemacetan dan banjir.

“Untuk permasalahan pengangguran kita sudah membangun aplikasi yang menghubungkan antara pencari kerja dengan lapangan kerja, aplikasi tersebut juga memungkinkan untuk memonitor jumlah lapangan kerja secara real time,”

“Terkait masalah kemacetan Pemkot juga akan memprioritaskan pemenuhan sarana prasarana transportasi publik, melalui pengembangan angkutan umum massal dalam kota,”

“Penanganan banjir juga selalu menjadi fokus utama, melalui program Tangerang Usir Banjir. Dari apa yang telah pemkot lakukan di tahun 2015 Alhamdulillah titik banjir di tahun 2016 telah mengalami penurunan dari 31 titik menjadi hanya 9 titik,”

“Tahun 2017 kita rencanakan untuk membangun pusat-pusat pengendali banjir dan saluran drainase di 194 lokasi, karena kita juga harus prepare banjir lima tahunan,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Walikota H. Sachrudin saat menutup acara menyampaikan banyak hal yang telah dibicarakan dan disepakati dalam forum Musrenbang yang nantinya akan dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2017. Melalui proses panjang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pokok-pokok pikiran dan aspirasi, hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan, dan hasil Musrenbang dari tingkat kelurahan dan kecamatan,  diharapkan mampu mempertajam program prioritas yang akan dilaksanakan di tahun 2017.

“Saya berharap kiranya semua kesepakatan yang dibuat dalam forum Murenbang ini betul-betul merupakan program prioritas yang menjawab kebutuhan masyarakat Kota Tangerang,” imbau Wakil kepada seluruh peserta rapat.

Selain itu, H. Sachrudin juga berpesan agar seluruh peserta yang hadir konsisten dalam memberikan masukan yang konstruktif bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bahan penajaman rencana kerja untuk mewujudkan pencapaian sasaran prioritas RKPD Tahun 2017.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Said Endrawiyanto menyampaikan bahwa Musrenbang bertujuan untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan Kota Tangerang dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat.

“Sekaligus mengklasifikasikan usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemkot melalui Musrenbang tingkat kecamatan serta mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah di tahun 2017,” Tuturnya.@ADVERTORIAL

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.