Pemkab Tangerang Komitmen Antisipasi Faham Radikalisme dan Ajaran Sesat

Korantangerang – Pemkab Tangerang tetap berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah strategis untuk antisipasi dan pencegahan terhadap penyebaran serta perkembangan aliran sesat dan faham radikalisme, kemudian tetap aktif dilakukan koordinasi dengan pihak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda).

“Sebelum terjadinya peristiwa, pelaku penyerangan Pospol Lalu Lintas, di Kawasan Pendidikan, Cikokol, Kota Tangerang, kita sudah lakukan upaya antisipasi bekerja sama dengan Forkopimda,” terang Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar kepada korantangerang.com usai kegiatan simulasi pengamanan Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Provinsi Banten di Komplek Puspemkab Tangerang, Kamis (20/10).

Zaki menambahkan, program strategis yakni dengan melakukan sosialisasi anti faham radikalisme dengan membuat pengenalan pancasila di sekolah-sekolah, kemudian sosialisasi tentang bahaya narkoba juga digelar, namun terkait peristiwa tersebut, rencananya nanti Forkopinda akan melakukan rapat koordinasi.

“Kita nanti akan dengarkan pendapat dari tokoh-tokoh kita, elemen masyarakat, para penegak hukum, termasuk para alim ulama kita, supaya kita waspada terkait penyebarannya,” ujarnya kepada korantangerang.com.

Ahmed Zaki Iskandar, menyadari, tidak bisa dipungkiri,  wilayah Kabupaten Tangerang, termasuk daerah strategis untuk pengembangan dan termasuk tempat dan daerah  urbanisasi di wilayah Jabodetabek. “Tangerang ini daerah urbanisasi banyak sekali pergerakan dinamis, dari warga-warga di wilayah DKI, maupun sekitar jabodetabek dan lainnya,” pungkasnya mengakhiri pembicaraan kepada korantangerang.com. (Ki/Oki).