Pemkab Tangerang Bersama LSM Geram Banten Bedah Rumah Kakek Sarnata 

Korantangerang.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama LSM Geram Banten Nusantara melaksanakan kegiatan bhakti sosial bedah rumah layak huni yang dilaksanakan di Kampung Kepuh Impres Rt.06 RW. 01, Desa Pasir Muncang Kecamatan Jayanti – Kabupaten Tangerang, Sabtu (13/1/2018).

 

Ketua Umum LSM Geram Banten Nusantara H.Alamsyah mengatakan, sebelum dilakukan bedah rumah, kondisi rumah terlihat sangat memprihatinkan, maka kami lakukan pembangunan bekerjasama dengan Pemkab Tangerang agar menjadi rumah layak huni. Selain itu juga kami memberdayakan masyarakat  khususnya masyarakat Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, bergotong royong untuk melaksanakan bedah rumah ini.

 

Salah satu program unggulan Bupati Tangerang yang diakui Badan Perencana Pembangunan Nasional adalah Gerakan Bersama Atasi Kawasan Kumuh dan Miskin (Gebrak Pak Kumis). Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat bawah.

 

“Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki program bedah rumah, kedepannya yang perlu disinergikan adalah kerjasama dalam kegiatan bhakti sosial dan pembangunan rumah layak huni. Karena dalam program dan kegiatan perlu koordinasi supaya kedepannya lebih fokus, agar tak menimbulkan kecemburuan terhadap masyarakat dilingkungan sekitar, “ujar Ketua Umum LSM Geram Banten Nusantara Kepada korantangerang.com

 

Camat Jayanti H.Chaidir mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada LSM Geram Banten Nusantara yang telah membantu mensukseskan program pemerintah kabupaten tangerang, melalui program bedah rumah, dan bangga karena telah banyak membantu  masyarakat Kecamatan Jayanti, Hal ini memang tidak mudah karena masih ada beberapa kawasan padat, kumuh, dan miskin yang masih diajukan dan perlu dibangun, Pemerintah Daerah meluncurkan program Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Permukiman Padat, Kumuh, dan Miskin) dan setiap tahunnya selalu dilaksanakan.

 

Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat sesuai dengan standar pelayanan minimal bidang perumahan dan permukiman, dalam mengatasi kawasan kumuh dan sanitasi, karena masyarakat yang berada di sekitar masih banyak yang memanfaatkan kali sebagai MCK.

 

“saya berharap kepada seluruh masyarakat kecamatan jayanti agar bisa menjaga lingkungan, serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Polri,  TNI serta tokoh masyarakat lainnya,”ucapnya.

 

Sementara itu, Sarnata (55) selaku penghuni rumah tersebut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang atas dibangunnya rumah layak huni ini. Dikarenakan sebelumnya kondisi rumah Sarnata (55) yang sebelumnya tidak layak huni dan kondisi lantai masih tanah beratap rumbia.

 

“Semoga program ini bisa berkelanjutan karena di Kecamatan Jayanti masih banyak rumah-rumah kumuh yang perlu perhatian dan bantuan pemerintah seperti ini,” ujarnya.

 

Untuk diketahui, Sarnata (55) tahun, tinggal bersama istri Emin (50), dan ketiga anaknya Romiyati (25), Aminah (14), Aisah (12), dan kesehariannya hanya berjualan pisang hasil tanamannya yang di jual ke Pasar Jayanti. Dan sudah menjadi warga Kecamatan Jayanti sejak 35 Tahun lamanya, sementara itu,  Sarnata (55) harus mengurus kedua anaknya yang masih sekolah dengan kondisi ekonomi menengah kebawah.

(Mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *