Pangkal Pinang Resmi Tuan Rumah Motocross Dunia

Pangkal Pinang Resmi Tuan Rumah Motocross Dunia

korantangerang.com – Pimpinan Pemerintah Kota Pangkal Pinang melawat ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jakarta, guna meminta restu menjadi tuan rumah kejuaraan dunia MotoCross, MXGP.

Dalam jumpa pers bersama yang digelar di Media Center Kemenpora usai pertemuan itu, Indonesia akan menggelar Kejuaraan Dunia Motocross ini di Pangkal Pinang, ibukota Provinsi Bangka Belitung. Selain Menpora dan Luigi Zompetti, jumpa pers juga dihadiri perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI), A. Judiarto, dan Wali Kota Pangkal Pinang Muhammad Irwansyah.

Bukan hanya itu, di sela pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi, Wali Kota Pangkal Pinang, M Irwansyah juga juga melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan promotor MXGP yakni Youth Streem yang diwakili Vice President Luigi Zompetti.

Dipilihnya Pangkal Pinang karena Bangka Belitung merupakan salah satu destinasi wisata paling indah di dunia. Nantinya sirkuit motocross ini akan dibangun di tepi pantai, sehingga memiliki keunikan tersendiri. “Luas lahan untuk membangun sirkuit adalah 25 sampai 30 hektare. Biarkan nanti promotor yang memiliki mau di mana lahan di Pangkal Pinang yang akan dipakai,” kata Wali Kota Irwansyah.

“Kami ke sini (Kemenpora) untuk meminta restu dan meminta dukungan agar kami mampu menjadi tuan rumah yang baik. Yang jelas, Pangkal Pinang sudah siap menjadi tuan rumah,” kata Irwansyah usai penandatanganan LoI.

Berdasarkan LoI yang ditandatangani, Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan MX GP selama tiga tahun. Untuk lokasinya berpeluang bisa berubah atau dalam dua tahun berikutnya tidak menggunakan sirkuit di Pangkal Pinang.

Imam pun berharap kejuaraan internasional tersebut dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Ia pun berharap tak ada monopoli televisi asing untuk menyiarkan kejuaraan tersebut. Imam ingin ada kesempatan bagi stasiun televisi lokal untuk ikut berperan.

Sementara Menpora Imam Nahrawi menyatakan penyelenggaraan MX GP sama sekali tidak memakai uang negara alias APBN. “Semua kebutuhan untuk pengeluaran ditanggung swasta. Hal seperti ini yang terus kami dorong, tidak hanya di MX GP ini tetapi juga seperti MotoGP Indonesia dan keikutsertaan Rio Haryanto di Formula 1 (F1).@Dewi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.