Orang Sakit Jiwa Perlu Perhatian Masyarakat

Korantangerang.com – Padatnya penduduk Kota Serang akibatkan rentannya terhadap penyakit, mulai dari penyakit Demam Berdarah (DBD), Virus HIV hingga gangguan jiwa. Banyak factor yang mengakibatkan gangguan kejiwaan, seperti ekonomi, factor keluarga, hingga keturunan.

Untuk kasus jiwa di Kota Serang menurut Plt Dinas Kesehatan Kota Serang Toyalis, berdasarkan laporan dari Puskesmas terdapat sekitar 132 orang dengan gangguan jiwa. Jumlah itu tersebar di 6 kecamatan se-Kota Serang. 10 diantaranya di Pasung seperti di Kecamatan Serang, Cipocok Jaya, Walantaka, dan Taktakan. “Alasannya ya mereka dalam pengobatan, tapi kita sudah lakukan upaya untuk melepas pasung itu,” terang Toyalis, Selasa (5/1).

Terkait dengan penanganannya, Dinas Kesehatan Kota juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, “kita sudah turun kelapangan, petugas yang ada kita berikan pelatihan khusus tentang penanganan kasus sakit jiwa yang sekarang sedang berjalan,” ungkapnya.

Dia berharap kepada masyarakat terutama masyarakat terdekat mereka (pengidap gangguan jiwa-red) jangan di kucilkan, “kalo mereka dikucilkan, walaupun sudah di obati kadang-kadang kumat lagi. Jadi jika mereka sudah di obati dan sudah sembuh, tolonglah di terima. Jadi untuk lingkungan sosialnya dimohon untuk kesadaran masyarakatnya,” tambah Toyalis.(gita)