Melalui Program Disabilitas Mandiri, Dompet Dhuafa Berikan  kado Awal Tahun Untuk  Pak Sajum Mesin Jahit Baru

Korantangerang.com Sudah 20 tahun lebih bapak Sajum (75th) menggeluti usaha menjahit di sebuah kios yang terletak di Pasar Lama, Sukarasa, Tanggerang, Kota Tanggerang Banten. Ada pemandangan yang membedakan sosok  Sajum dengan penjahit lainnya, pria tua ini hanya memiliki satu kaki (tuna daksa) untuk beraktivitas karena kaki kirinya harus diamputasi setelah ia mengalami musibah kecelakaan di rel kereta 35 tahun silam.

 

 

 

Dengan kondisi fisiknya yang tak lagi sempurna dan tak kuat saat muda. namun  ia bertekad untuk tetap hidup mandiri dan menafkahi keluarganya dengan jerih payah sendiri,tanpa harus berharap belas kasih orang lain.  Dengan kondisi fisik saat ini, banyak orang yang meremehkan akan kemampuan (life skil) yang ia miliki namun bapak dua  anak ini tidak mempedulikan anggapan miring orang dan terus berusaha dengan giat untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

 

 

 

Saat merintis usahanya Sajum mengumpulkan  modal untuk membeli mesin jahit, ia bekerja keras sebagai tukang parkir lepas di sekitat Pasar Lama, sekecil apapun rezeki yang ia dapat tetap disyukuri dan ditabung, setelah sekian lama menabung akhirnya pak Sajum dapat membeli mesin jahit bekas.

 

 

 

Dengan bermodal mesin jahit bekas dan kios kecil yang ia sewa di Pasar Lama, Tanggerang, Banten. Pak sajum dan istri Nani (65) merintis usaha jahit. Alhamdulillah walaupun untung tidak terlalu besar mereka bisa menghidupi kedua anaknya dan dua cucunya yang yatim.

 

Seiring berjalannya waktu, kondisi fisik pak Sajum sudah tak sebugar dulu, sekarang ia mulai sakit-sakitan dan mesin jahit yang ia punya pun sudah tak layak, banyak bagian yang sudah keropos dan sering di service karena sudah tua usia mesinnya.

 

“Kepengen banget punya mesin jahit baru, tetapi uang saya tidak cukup untuk membelinya, karena harus membayar uang sekolah cucu yang yatim dan terpakai juga untuk biaya pengobatan saya” ucap pak Sajum saat tim LPM Dompet Dhuafa bersilaturahmi kerumahnya.

 

Melihat ketangguhan, kegigihan dan tekad untuk mandiri ditengah keterbatasan yang ia miliki, Dompet Dhuafa melalui program Disabilitas Mandiri menghadiahi pak Sajum mesin jahit baru (6/1/2018). Selain memberikan mesin jahit petugas LPM Dompet Dhuafa juga bergotong royong mengecat kios pak Sajum agar terlihat lebih cerah dan menarik bagi pengguna jasanya.

 

“ Terimakasih banyak pak, alhamdulillah akhirnya keinginan saya mempunyai mesin jahit baru dapat terwujud, walau kondisi fisik seperti ini tapi saya tetap mau berusaha sendiri menafkahi keluarga saya, saya tidak mau bergantung dengan orang lain.” Ucap pak Sajum

 

Semoga mesin jahit baru di tahun yang baru dapat menambah semangat baru untuk Pak Sajum dalam menafkahi keluarganya dengan jerih payahnya sendiri.

Sementara itu Hari Agung (kordinator Program) dari Dompet Dhuafa mengaku, kegiatan yang digelar untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan bantuan melalui program bantuan langsung. ” Semoga, apa yang diberikan ini menjadi manfaat. Dan tentu, kami akan terus berusaha melakukan program ini secara bertahap dan berkelanjutan,” akunya. (Mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *