Lomba Mancing di TPA Rawa Kucing

Lomba Mancing di TPA Rawa Kucing

korantangerang.com Banyak upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menjadikan kota yang berjuluk Kota Akhlakul Karimah tersebut sebagai kota yang bersihan dan nyaman, mulai dari pembuatan bank sampah dan membangun kampung bersih di setiap kelurahan serta memperbanyak armada angkut serta membentuk komunitas peduli sampah di tingkat masyarakat. Bahkan Pemkot Tangerang juga Tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing milik pemkot sangat diperhatikan. Kini, di sekelilingnya dibangun taman dan didirikan pula klinik untuk para pemulung.

“Kalau dulu TPA itu Tempat Pengolahan Akhir, sekarang dengan kondisi TPA Rawa Kucing yang sudah asri TPA itu Taman Pengolahan Akhir,” Ujar Wakil Wali Kota Sachrudin, Sabtu (27/02).

Di sekeliling bekas tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing kini ditanami berbagai jenis pohon. Di lahan yang sudah diratakan, dijadikan tanaman buah, bunga, dan kolam ikan dengan memanfaatkan pupuk dari sampah yang ada. Suasana sekitar tumpukan sampah menjadi lebih sejuk. Keberadaan TPA Rawa Kucing yang dulunya merupakan tempat pembuangan akhir, kini sudah diubah menjadi taman pengolahan akhir.

Di samping itu, dibangun pula pembangunan lapangan futsal yang dilengkapi dengan hamparan taman hijau dengan pepohonan tinggi atau pun bonsai, serta saung untuk bersantai. Wajah baru TPA Rawa Kucing di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang sudah dirintis sejak tahun lalu kini sudah bisa dinikmati. Terobosan dengan teknologi ramah lingkungan, telah menjadikan TPA bisa jadi tempat wisata sekaligus tempat belajar mengolah sampah yang ramah lingkungan.

Sehingga tidak mengherankan bila pada Sabtu (27/02), pemkot Tangerang berani mengadakan lomba mancing di kolam yang ada di TPA Rawa Kucing. Kolam di TPA yang biasanya tidak bisa ditanami ikan, namun di TPA Rawa Kucing kolam yang luasnya sekitar 500 meter tersebut sudah dua tahun terakhir berhasil ditanami ikan lele, patin dan bawal. Dan sebagai rasa syukur akan kondisi tersebut pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan mengadakan mancing bersama yang diikuti oleh para pejabat dan juga masyarakat sekitar TPA.

“Kita ingin mengubah stigma TPA sebagai tempat yang kotor dan tidak ramah lingkungan, menjadi tempat wisata edukasi,” papar Wakil Wali Kota yang juga membuka acara tersebut. (ADVETORIAL)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.