Komisi II Pelajari Perekonomian Provinsi DIY

Komisi II Pelajari Perekonomian Provinsi DIY

korantangerang.com – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta, selama tiga hari, yakni Kamis-Sabtu (19-21/5/2016). Kunjungan tersebut dalam rangka studi komparasi mengenai peningkatan laju pertumbuhan perekonomian di Provinsi DIY.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Imannudin Sudirman Karis mengatakan, dalam kunjungan kerja ini, Komisi II mengikutsertakan mitra kerja Komisi II, antara lain Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten.

“Dengan ikut sertanya mitra kerja Komisi II ini diharapkan dapat mengambil hal postif, seperti langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DIY dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, agar bisa diterapkan di Provinsi Banten melalui program-program yang sudah ada, dan yang akan datang,” kata Iman.

Dinas terkait, juga lanjutnya diharapkan mampu berinovasi dalam mengembangkan perekonomian di Provinsi Banten. “Banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk memajukan perekonomian di Provinsi Banten, baik hasil kerajinan UMKM maupun yang lain,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DIY, perekonomian Provinsi DIY yang diukur dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan pertama pada tahun 2016 mencapai Rp 26,6 triliun. Bila dibandingkan dengan perekonomian Provinsi DIY triwulan pertama tahun 2015, tumbuh sebesar 5,04 persen.

Tiga urutan terbesar lapangan usaha pemberi kontribusi struktur ekonomi Provinsi DIY pada triwulan pertama tahun 2016 adalah Industri Pengolahan, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum. Ketiga lapangan usaha tersebut memberikan kontribusi sebesar 35,74 persen. (hms)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.