Gembong Curanmor Tewas Ditembak

Korantangerang.com – Gembong pencurian kendaraan bermotor (curanmor),Muhamad Hasan Basri alias Codet, warga Kampung Dongkal, RT 002/003, Kelurahan Gaga, Kecamatan Pakuaji, Kabupaten Tangerang, berakhir. Residivis berusia 26 tahun ini tewas setelah timas panas menembus dadanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriadi menyebutkan, Codet merupakan residivis curanmor tahun 2015. Dalam setiap aksinya, Codet dikenal sadis dan tidak segan-segan melukai serta membunuh korbannya.

Sebelum diberi tembakan ke arah dada Codet, polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun dia tidak mau berhenti. Tidak ingin kecolongan, polisi langsung melepaskan tembakan ke arah dada.

“Sekitar 4 km dari tempat kejadian perkara (TKP), Codet berhenti dan berusaha mengambil senjata api rakitan jenis revolver yang diselipkan di pinggang celananya,” ungkap AKBP Deddy di Mapolrestro Tangerang Kota, Rabu (13/12/2017).

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, mengatakan, penangkapan dan penembakan terhadap pelaku terjadi di kawasan Neglasari, Kota Tangerang, pada Selasa (12/12/2017. Sebelum ditembak, Codet mencuri sepeda motor di pelataran parkir Kafe Bewok, Jalan Raya Perancis, RtT04/08, Kelurahan Benda.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi pasca terjadinya curanmor di Kafe Bewok, Tim Resmob Sat Reskrim Polresto Tangerang Kota langsung melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku. Hasilnya, didapat identitas tersangka atas nama Codet,” ujar Harry.

Selanjutnya, pada Selasa malam sekitar pukul 21.15 WIB, Tim Resmob melakukan pemantauan di sekitar Kecamatan Neglasari, tepatnya di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Dari sana, polisi melihat Codet bersama rekannya hendak memetik motor Suzuki Satria.

“Setibanya di Jalan Iskandar Muda, Tim Resmob melihat kendaraan roda dua merek Suzuki Satria FU warna hitam No Pol B-3568-BXD yang merupakan motor hasil curian di Kafe Bewok. Di tempat itu, Codet hendak mencuri Honda Beat bernopol B-3689-CDK yang sedang terparkir di pinggir jalan,” sebut Harry.

Tim Resmob yang sudah melakukan pemantauan langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. Namun, Codet berusaha melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat B 3689 CDK yang baru dipetiknya di Jalan Iskandar Muda. Sedangkan motor Suzuki Satria FU B 3568 BXD yang dikendarainya di tinggal di lokasi.

“Seorang pelaku lainnya yang tidak dikenal berhasil kabur. Mengetahui hal tersebut Tim Resmob melakukan tindakan tegas berupa penembakan ke arah dada pelaku, dan Codet pun jatuh tersungkur,” ungkapnya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, Codet dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan perawatan. Nahas, setibanya di rumah sakit tim dokter menyatakan Codet sudah meninggal dunia.

Dari tangan Codet, polisi menyita sepucuk pistol rakitan jenis revolver lengkap dengan 4 butir peluur. Polisi juga menyita dua motor hasil curian Codet sebagai barang bukti. Kini kedua barang bukti tersebut berada di Polresto Tangerang Kota.(zher).