Gedung Kesenian Kota Tangerang Terancam Dibongkar

Gedung Kesenian Kota Tangerang Terancam Dibongkar

Dewan Kesenian Kota Tangerang (DKKT) Gelar Rapat Internal di Gedung Kesenian Modernland Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, Sabtu (11/2). Rapat tersebut terkait usulan rencana pembangunan gedung kesenian Kota Tangerang lantaran gedung yang lama terancam dibongkar sehubungan akan dipergunakan untuk kegiatan RSUD Kota Tangerang.

“Kami mendorong dan mengusulkan pemerintah untuk pembangunan gedung kesenian yang baru karena gedung kita sekarang akan dipergunakan untuk mendukung kegiatan RSUD Kota,” papar Drs. H. Sudjarwo Ketua Dewan Kesenian Kota Tangerang.

“Rencananya gedung baru kita akan dibangun di depan area Puspemkot dengan luas lahan 1500 meter persegi,” lanjut Dia.

Dia berharap pemerintah bisa secepatnya mewujudkan pembangunan gedung baru yang layak, melihat kondisi gedung lama yang semakin memprihatinkan karena kurangnya perhatian pemerintah setempat.

“Kami berharap akan segera terwujud pembangunan gedung baru, infonya kita tinggal menunggu penyelesaian penyerahan administrasi dari Depkumham kepada pemkot,” ungkapnya.

R. Mustaya atau mereka memanggilnya Abah Mustaya adalah seorang seniman dan budayawan senior di Kota Tangerang yang kini usianya tak lagi muda (78 tahun). Pengalamannya tercatat sejak era presiden Soekarno hingga Jokowi.

Beliau menuturkan, pengalamannya mengawali dan mengusulkan keberadaan Gedung Kesenian Kota Tangerang yang dahulu masih Kabupaten Tangerang itu pada tahun 1968, beliau berjuang bersama para penggiat seni yang berada di wilayah Tangerang. Namun hingga kini dirinya masih merasa ketidakadilan pemerintah setempat terhadap para seniman. Pasalnya tak jelas keberadaannya, selalu berpindah-pindah.

“Keberadaan gedung kita pindah-pindah bang, kaya pedagang kakilima, sejak dulu hingga sekarang, sebelum disini kita di gedung pinggir cisadane dan bertahan 1 tahun,” ujar Abah Mustaya.

Dia berharap pembangunan gedung baru yang layak agar tumbuh jiwa-jiwa seni sebagai generasi untuk melestarikan kesenian tradisional ataupun modern di Kota Tangerang.

“Kami semua berharap gedung baru yang layak, Tangerang ini sekarang Kota Metropolitan, masa gedung keseniannya jelek, bagaimana kita mau berkembang kalo atapnya jebol bahkan hampir runtuh,” tuturnya.(helmi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.