Dua Pemuda Dibekuk Polisi Simpan Sabu Di Bengkel

Dua Pemuda Dibekuk Polisi Simpan Sabu Di Bengkel

Korantangerang. com, Kota Tangerang – Tim Buser Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota berhasil membekuk seorang pemuda yang kedapatan membawa satu bungkus plastik bening berisi shabu seberat 0,08 gram dan 2 potong sedotan plastik warna putih di sebuah Bengkel Jalan Irigasi Gondrong Kenanga Gg. Jambu, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (2/10/2017).

Adapun pelaku yang diamankan yakni, IK (19) warga Poris Jaya, Batuceper, Kota Tangerang. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa, 1 Bungkus plastik bening berisi shabu berat brutto 0,08 gram,
2 potong sedotan plastik warna putih dan 1 tutup botol minuman, 2 Korek buah api gas, dan 1 HP merk Samsung warna putih.

Kemudian dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan kembali seorang pemuda yang berinisial AM (19) berikut barang bukti 1 Bungkus plastik bening berisi shabu berat brutto 1,15 gram berada di dalam bungkus rokok merk ESSE,1 Bungkus plastik bening berisi shabu berat brutto 0,58 gram berada di dalam bungkus rokok merk Surya Pro Mild, dan HP merk Samsung Galaxy warna putih.

Menurut Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidillah mengatakan, penangkapan kedua pelaku tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa di bengkel itu sering digunakan transaksi narkoba. Alhasil, petugas berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti, pada Sabtu (30/9/2017) sekitar pukul 14.00 wib.

Lebih lanjut Kapolsek menambahkan, Pengakuan dari tersangka IK bahwa barang haram tersebut dibeli dari tersangka AM dengan harga Rp. 700 ribu, tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku berikut barang buktinya langsung digelandang ke Polsek Neglasari guna proses lebih lanjut. Kedua pelaku dikenakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman kurang lebih 15 tahun penjara. (zher).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.