DKI Jakarta Ini Milik Kita Semua Bukan Hanya Milik Sekelompok Orang Saja


Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dengan tegas menyatakan dihadapan ribuan anggota Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) bahwa di mana saja dan kemana pun dirinya berada pasti ada FORKABI di sana. Di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, bahkan Kepulauan Seribu ada FORKABI di sana.

“Ini menunjukkan bahwa memang FORKABI memiliki militansi, loyalitas, jiwa korsa dan loyalitas tinggi yang merupakan sebuah persyaratan utama jika kita ingin memenangkan Pilgub DKI Jakarta 15 Februari 2017 ini,” ujarnya di sela-sela acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kemang Dalam, Bangka, Jakarta Selatan, Minggu (22/1), yang digelar DPD FORKABI Jakarta Selatan.

Berjuang, tambah Agus, bukan hanya sekedar untuk memenangkan sebuah pertandingan. Tetapi perjuangan kita jauh lebih besar daripada itu. Ini adalah perjuangan untuk seluruh rakyat DKI Jakarta. Mereka yang ingin perubahan. Mereka yang ingin Jakarta semakin maju, semakin aman, adil, bermartabat, dan sejahtera. Terutama mereka rakyat Jakarta yang terpinggirkan, termarjinalkan, tercampakkan, tergusur dan terbuang dari kotanya sendiri.

“Merekalah alasan utama mengapa kita berjuang hari ini. Kita berjuang untuk mengembalikan hak mereka selaku warga Jakarta. Karena itu kita membutuhkan dukungan penuh dari rakyat Jakarta untuk berjuang bersama-sama agar bisa sukses, berhasil, dan menang pada tanggal 15 Februari 2017 nanti,” imbuhnya.

Menurut Agus, berulang kali dirinya mengemukakan di berbagai kesempatan, tanpa Betawi tidak ada ini Jakarta. Jadi tentu yang paling merasa bahwa Jakarta harus menjadi rumah bagi kita semua selaku rakyat Jakarta, paling besar keinginan itu muncul dari kaum Betawi. Itulah alasan mengapa dirinya memilih Sylvi sebagai calon wakil gubernur, karena beliau adalah puteri asli Betawi.

“Kita berdua akan memperjuangkan harapan dan aspirasi masyarakat Betawi secara keseluruhan. Tetapi kita juga paham dan sadar benar bahwa Jakarta bukan hanya milik Betawi tetapi milik kita semua, bangsa Indonesia. DKI Jakarta ini milik kita semua bukan hanya milik sekelompok orang saja. Oleh karena itu marilah kita bersatu. Satu saja. Satu langkah, satu pikiran, satu hati, satu perjuangan untuk Agus – Sylvi,” tegasnya penuh semangat.

Dijelaskan Agus, Masih dalam semangat momentum memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. marilah kita mencontoh ketauladanan Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah reformis sejati yang telah membawa perubahan bagi dunia dimasanya. Membawa arah hidup dari kegelapoan menuju kehidupan yang mencerahkan. Karenanya kita harus senantiasa melatih diri untuk memperbaiki diri, memperbaiki lingkungan, memperbaiki kota Jakarta ini dari hal-hal yang membuat kehidupan rakyatnya menjadi cemas bahkan rusak karena semakin jauh dari nilai-nilai ketuhanan.

“Untuk itulah saya dan Mpok Sylvi benar-benar ingin menghadirkan program-program dan kebijakan yang pro rakyat yang benar-benar untuk melindungi warga Jakarta. Konstitusi negara mengamanatkan agar kita senantiasa membantu saudara-saudara kita yang hidupnya masih sangat sulit. Yang hidupnya masih berada di bawah garis kemiskinan. Karena itu program-program yang kami tawarkan merupakan keinginan kami yang benar-benar ingin mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, membangun dan mengurus Jakarta dengan baik agar bisa dinikmati oleh semua. Pembangunan yang berkeadilan, jangan sampai ada yang tertinggal, jangan sampai ada yang merasa kalah di kotanya sendiri. Apalagi tergusur dan terbuang dari kota ini,” jelasnya penuh tekanan.

Rakyat kita, ditambahkan Agus, memerlukan kepemimpinan yang membawa kesejukan untuk rakyatnya. Tegas tidak harus beringas. Tegas tidak harus kasar. Tegas kita butuhkan karena pemimpuin harus tegas. Namun ketegasan itu harus kita dasari dengan nurani. Kita harus memanusiakan semua warga Jakarta.

“Pendekatan secara humanis itu yang paling penting,”
(Zher)


Next Post

Jalan Kabupaten di Bantar Pajang Sering Makan Korban

Kam Jan 26 , 2017
Meski sudah banyak menelan korban, Pemkab Tangerang, khususnya pihak Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Kabupaten Tangerang, […]