Desa Kohod di Tangerang Ditetapkan Sebagai Kampung Sejahtera

Desa Kohod di Tangerang Ditetapkan Sebagai Kampung Sejahtera

Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai Kampung Sejahtera oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

“Desa Kohod ditetapkan oleh Oase Cinta (Istri-istri Menteri) sebagai kampung sejahtera. Itu yang menetapkan ibu-ibu Oase. Mungkin lucu, di dekat ibu kota ada desa tertinggal. Ini contoh lain barangkali kita lihat apakah Pandeglang-Lebak bisa kita jadikan percontohan positif, selanjutnya,” kata Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan kemarin.

Namun Nata mengungkapkan, saat ini masih ada kendala terkait kesulitan warga Kohod terhadap ketersediaan air bersih. Antara Kabupaten Tangerang, PDAM Kota Tangerang, dan pihak pemerintah daerah belum menyepakati ketersediaan air di desa tertinggal tersebut.

“Kesulitannya mengenai jumlah air. Jangan karena komunikasi terputus tidak terselesaikan. Dalam waktu 2 minggu kedepan Ibu Negara akan meninjau hasil pembangunan yang dilakukan Oase Cinta,” kata Nata.

Rencananya, lanjut Nata, Ibu Negara Iriana Joko Widodo berencana mengunjungi daerah tertinggal di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Desa ini menjadi perhatian Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

Desa ini dipilih oleh Oase Cinta sebagai kampung sejahtera. Pertimbangannya, karena meskipun sangat dekat dengan Ibu Kota Jakarta, kondisinya memprihatinkan dengan terdapat 90-an rumah kumuh, infrastruktur jalan desa yang buruk, persoalan sanitasi dan lahan pertanian yang tidak digarap.

“Sekarang jalannya sudah dibuat bagus, rumahnya bagus, pertaniannya juga bagus dan berbagai infrastruktur sudah dibangun oleh hamper semua kementrian,” ucap Nata didampingi Sekda Banten Ranta Suharta.

Desa Kohod selama setahun ini menjadi perhatian Oase Cinta beserta Pemprov Banten. Aneka masalah yang perlu dibenahi mulai dari infrastruktur, pengelolaan, sanitasi dan partisipasi warga terhadap desa tertinggal ini sudah dilakukan sejak tahun 2016.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Banten Sigit Suwitaro menambahkan, sebelumnya banyak hal yang harus dibenahi di Desa Kohod, namun setelah mendapatkan bimbingan selama satu tahun terakhir dari Oase Cinta, saat ini desa ini jauh lebih maju.

“Saya yakin, karena ini programnya keroyokan ada ari pusat, provinsi dan kabupaten semua konsentrasi untuk membenahi di satu desa itu. Sekarang sudah ada pembinaan dari Oase, kita barengi dari kabupaten dan provinsi untuk pemberdayaan masyarakatnya,” kata Sigit. @RIZAL

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.