Dana APBD Pemkot Tangerang Yang Parkir Dipertanyakan

Dana APBD Pemkot Tangerang Yang Parkir Dipertanyakan

Korantangerang.com – Anggota DPRD BANTEN Dapil Kota Tangerang, Asep Hidayat mempertanyakan dana APBD Kota Tangerang yang diparkir di bank Pembangunan Daerah(BPD).Dana sebesar itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan ekonomi masyarakat yang tengah lesu.Demikian dikatakan Anggota DPRD Prov.Banten Asep saat ditemui dibilangan jalan Raya Tamrin Kota Tangerang Kamis(9/11/17).

“Menurutnya apa tidak ada kemauan baik dari Walikota, atau tidak memiliki ide kreatif untuk menghidupkan ekonomi warga KotaTangerang ?” ujar anggota Komisi III/Keuangan DPRD Provinsi Banten itu.

Pertanyaan lainnya, 32 persen dari dana APBD  sebesar Rp 3,9.T yang diparkir, yakni sekitar Rp 1,2 triliun, ke mana bunganya?

“Saya keliling ke tengah-tengah warga, sangat terasa ekonomi tengah lesu.Banyak juga yang kehilangan pekerjaan.Kenapa uang yang ada tidak digunakan?” Seperti keprihatinan Presiden Jokowi, Asep menyayangkan dana tsb,jika tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Gratiskan SMA dan SMK

Di sela resesnya,Asep menemui jemaah LDII(lembaga dakwah islam indonesia) di wilayah Kecamatan Jatiuwung, Asep juga mengusulkan dana itu bisa digunakan Pemkot Tangerang untuk tetap menggratiskan biaya  pendidikan SLTA di Kota Tangerang.

“Ini terkait Permendikbud 23/2016, yang memindahkan pengelolaan SLTA ke provinsi, kalau Pemkot Tangerang mau membiayai, itu ada payung hukumnya,”urai Asep.

Menurut Asep, Pemkot Tangerang bisa menitipkan dana ke Pemprov Banten, untuk disalurkan ke pembiayaan pendidikan tingkat SLTA di Kota Tangerang.

“Yang penting Pemkot minta Pemprov komit, dana itu tidak digunakan untuk biaya lainnya,” kata anggota Fraksi Gerindra ini.

Hal ini akan sangat membantu pihak keluarga tidak mampu yang anaknya tengah duduk di SLTA di Kota Tangerang. 
Sebab sambung Asep, pihak Pemprov kan sekarang masih dalam masa transisi, jadi belum bisa diharapkan menangani pengelolaan biaya pendidikan.

Asep sangat menyayangkan bila parkirnya dana APBD bisa mngurangi kepercayaan masyarakat terhadap walikota Arief R Wismansyah yang tengah semangat melanjutkan kepemimpinan lewat Pilkada serentak 2018 mendatang. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden RI menyentil para Kepala Daerah yang penyerapan APBD-nya rendah, atau banyak diparkir di bank.Kota Tangerang menjadi salah satu yang rendah penyerapannya bersama Kabupaten Tangerang, dan dua kabupaten /kota lainnya ujar Asep (ton/zher )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan